7PMNEWS.ID, AIRMADIDI–Fenomena El Nino berkepanjangan membuat ancaman kebakaran mengintai setiap waktu. Mengantisipasi ancaman di tengah musim kemarau panjang tersebut, Pemkab Minahasa Utara tidak tinggal diam.
Langkah memperkuat kesiapsiagaan, sekaligus mengajak masyarakat ikut mencegah potensi kebakaran sejak dari lingkungan masing-masing rutin dikumandangkan.
Bupati Minut Joune Ganda dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diharapkan bersama menginstruksikan jajaran, khususnya petugas pemadam kebakaran (Damkar), untuk tetap meningkatkan kesiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maupun kebakaran permukiman.
Instruksi tersebut disampaikan menyusul sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Minahasa Utara dalam beberapa waktu terakhir.
“Petugas pemadam kebakaran harus stand by. Saya apresiasi semangat para petugas Damkar kita yang cepat melakukan respons terjadinya kebakaran,” kata Joune Ganda, Sabtu (8/8).
Menurut Bupati kesiapsiagaan pemerintah tidak akan cukup tanpa dukungan masyarakat. Pencegahan justru menjadi langkah paling penting untuk menekan risiko kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan relatif kering.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan.
Kebiasaan membakar sampah yang dianggap sepele, kata dia, dapat berubah menjadi persoalan serius ketika api merembet ke lahan kering atau material yang mudah terbakar.
“Masyarakat kiranya dapat menghindari membakar sampah atau lahan yang dapat menimbulkan kebakaran. Kiranya ini menjadi perhatian kita bersama,” pesannya. *
^janto l





