Bendera PDIP Setengah Tiang di Kediaman Denny Lolong

7PMNEWS.ID, SUWAAN-Kepergian tokoh nasional yang juga sesepuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra yang tutup usia,  26 September 2026 di Rumah Sakit MRCC Siloam Hospital Semangi Jakarta,  membawa duka cita mendalam bagi seluruh kader dan simpatisan Banteng Moncong Putih di seluruh tanah air. Tidak terkecuali kader militan PDIP  dari Tanah Tonsea, Minahasa Utara.

Ketua PDIP Minahasa Utara dua periode (2014-2025) Denny Kamlon Lolong merasa sangat kehilangan dengan kepergian sosok yang memiliki sejarah panjang sebagai seniman beken dan politikus kawakan.

Almarhum, dimata Wakil Sekretaris DPD PDIP Sulut yang baru saja dilantik Ketua DPP  PDIP Megawati Soekarnoputri di Tondano bersama ribuan kader PDIP lainnya di Sulut telah banyak meninggalkan jejak yang harum bagi sejarah bangsa sebagai seorang anak sang Proklamator, Soekarno.Sebagai wujud belasungkawa atas kepergian adik bungsu Megawati Soekarnoputri, Delon –biasa kader militan PDIP yang meniti karir dari Pengurus Ranting, Ketua PAC Kalawat 2002-2014 dan Ketua DPC 2014-2025 itu biasa disapa—langsung memasang bendera PDIP setengah tiang di kediaman pribadinya di Suwaan, Kecamatan Kalawat.

‘’Selamat jalan Mas Guruh,’’ ucap mantan Hukum Tua Suwaan dan Ketua DPRD Minut periode 2019-2024 itu.

Menurut Senator PDIP di Dewan Minahasa Utara itu, sesuai instruksi dari Jakarta, maka pemasangan bendera PDIP  setengah tiang  akan dilakukan selama tujuh hari sebagai penghormatan dan duka cita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.“Kami sungguh sangat kehilangan atas dipanggilnya Mas Guruh Soekarnoputra ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa dalam usia 73 tahun. Kami layak memberikan penghormatan terbaik atas dedikasi dan karya almarhum,’’ tutur Delon.

Almarhum, menurutnya, merupakan sosok seniman besar, pejuang partai, dan juga Marhaenis yang telah memberikan warna di dalam kehidupan sosial, budaya dengan meninggalkan karya-karya yang luar biasa serta kiprahnya di PDI Perjuangan.

‘’Selamat jalan Mas Guruh. Jasa dan dedikasimu akan selalu dikenang oleh kami seluruh kader PDIP sejati.’’ *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *