Pordasi Sulut Berjaya di Kejurnas Seri I, Sapu Bersih di Kelas Derby

7PMNEWS.ID, PANGANDARAN-Kontingen Pordasi Sulut mengamuk di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri 1 Indonesia Derby 2026 yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (26/7).

Turun arena dengan 17 kuda-kuda pacu terbaik dibalut ambisi besar mengembalikan kejayaan yang telah lama redup, kontingen Sulut berjaya di  berbagai nomor pacuan yang dilombakan. Setelah empat tahun tanpa gelar, kontingen Pordasi Sulut akhirnya merajai arena dengan memastikan juara umum Kejurnas Seri I Pordasi 2026.

Sulut berhasil meredupkan peluang juara bertahan Jawa Barat yang tampil di depan publiknya sendiri dengan total poin 58. Sementara Jabar berada di posisi kedua dengan 36, 5 point dan disusul Jawa Tengah dengan Jateng point 21.

Bahkan di kelas paling bergengi yang dinanti-nantikan, Race XIV Indonesia Derby 2026, memperebutkan hadiah Rp 250 juta, Sulut tidak memberi kesempatan kepada lawan-lawannya, dengan memborong kemenangan di posisi pertama dan kedua.

Kuda Zilong Rimboka yang merupakan underdog dari Bendang Stable yang ditunggangi Falentino Sangian membuat debut mengesankan untuk menjadi juara meninggalkan ‘saudaranya’ Monocrome yang puas di posisi kedua.

Sempat menempati posisi kelima di awal lomba, Zilong Rimboka melakukan akselerasi luar biasa di 400 meter terakhir untuk menyalip para pesaingnya dan finis di urutan pertama.

Dominasi Sulawesi Utara semakin lengkap setelah Monochrome dari Miranda Stable bersama joki Jones Paendong mengamankan posisi kedua, memastikan finis satu-dua bagi kontingen Nyiur Melambai.

Kadispora Sulut, Audy Pangemanan yang menyaksikan langsung Kejurnas Seri I tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dengan keperkasaan kuda-kuda pacu terbaik Sulut.

‘’Terima kasih atas kerja keras semua Kontingen Sulut. Spirit untuk mengembalikan kejayaan kuda pacu Sulut serta dorongan moril dan perhatian luar biasa dari Bapak Gubernur Yulius Selvanus berada dibalik keberhasilan ini,’’ ujar Kadispora ketika dihubungi usai lomba.

Menguasai klasemen membuat kans Sulut untuk menjadi juara umum 2026 semakin terbuka lebar. Dari seluruh kelas perlombaan, Kelas 3 Tahun Derby jarak 2.000 meter tercatat memperebutkan poin terbesar yaitu 33 poin.

Kelas ini berpotensi menjadi penentu perebutan gelar juara umum antar kontingen. Sebab, satu kemenangan pada kelas Derby setara dengan hampir dua kali lipat poin yang tersedia pada sejumlah kelas lain.

Lintasan pasir dengan latar Samudera Hindia di Pangadarang ternyata membawa berkah  dibalik kegemilangan  kontingen Pordasi Sulut. Apalagi, semua berakhir dengan paripurna karena berjalan lancar tanpa hambatan.

Perolehan Poin Seri 1 : 1. Sulut (58), 2. Jabar (36,5), 3. Jateng (21), 4. Kalsel (18), 5. DKI (16,5), 6. Papua Selatan (16), 7. Sumbar (10), 8. DIY (8,5), 9. Kaltim (4), 10. Aceh (0), 11. Jatim (0), 12. NTT (0), 13. Sumut (0)

Menurut Audy Pangemanan, dari 17 ekor yang masuk final, terdapat 7 kuda  yang mencetak poin. Rincian Kuda Sulut yang meraih poin, yaitu di Kelas Pemula CD: Mateo (peringkat 3) milik Adhi B Supit /Miranda Stable, Kelas Pemula AB: Farina Eclipse (Peringkat 2) milik Iman Hartono /Eclipse Stable, Alarcos Nagari milik Kifly Sepang/Bendang dan Keepfly Stable (Peringkat 3).
Kemudian di Kelas 2 Thn THB: P. Tujuh (Peringkat 1) milik BHM Stable, Kelas Remaja: Kana Eclipse milik Iman Hartono / Eclipse Stable (Peringkat 2). Kelas Derby: Zilong Rimboka (Peringkat 1) milik Natalia Roring /Rimboka Stable, Monochrome (Peringkat 2) milik Adhi Supit/ Miranda Stable. Kelas 4 Thn CD, dan Kelas 4 Tahun AB tidak mendapatkan poin. Kelas 3 Thn THB tidak diikuti Sulut. *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *