7PMNEWS.ID, MANADO-Persma 1960 terancam. Obsesi besar untuk menjadi kampiun Liga 4 Rayon Sulut berpotensi berantakan. Dalam laga perdana Round 2 (6 Besar) Grup D, Persma 1960 yang jauh diunggulkan akan mempermalukan anak-anak Persminsel diluar dugaan tertahan 1-1 dalam laga kedua di Stadion Klabat Manado, Senin sore (6/4).
Di pertandingan pertama Grup I, juara bertahan, Klabat XIII Jasa Sakti juga ditahan Bolsel FC, 1-1.
Hasil imbang membuat kans Persma 1960 untuk lolos ke semifinal akan ditentukan dalam laga hidup mati dengan rival beratnya Persmin di laga penutup, Rabu (8/4). Tidak ada pilihan lain buat Persma selain harus menang. Seri pun tidak boleh 1-1 dengan tim Manguni Makasiouw, karena akan membuat Persma angkat koper. Apalagi sampai kalah, maka mimpi untuk mengembalikan nama besar sepakbola Manado ke kasta tertinggi akan buyar seketika.
Laga kontra Persmin wajib menang, sedangkan imbang pun harus 3-3. “Bila hasil imbang, 2-2, maka ketiga tim, Persma, Persmin dan Persminsel memiliki aggragate yang sama. Maka yang lolos akan dilihat tim Fair Play, salah satunya minim kartu kuning dan Persminsel akan unggul,” nilai Arci Kolonio, Inspektur Pertandingan.
Duel Persma v Persmin dipastikan berlangsung super sengit, karena menang adalah harga mati buat kedua tim yang begitu berambisi untuk menjadi wakil Sulut di Liga 4 Nasional.
Disaksikan ribuan pasang mata yang memenuhi Stadion Klabat, Persma 1960 tampak penuh percaya diri sejak kick off. Apalagi unggul lebih dulu di babak pertama lewat tendangan bebas Shaiful Indra Cahya saat kick off baru berlangsung tiga menit. Namun setelah turun minum, Persminsel yang tampil tanpa beban mulai melakukan perlawanan sengit. Tim kuda hitam itu akhirnya mampu menyamakan kedudukan di pertengahan babak kedua setelah salah satu pemain bertahan Persma handball dalam kotak penalti. Pemain nomor punggung 8, Figo Liud yang maju sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk menggetarkan jala Persma.
Persma langsung tersentak lewat gol penyama kedudukan untuk terus menggempur pertahanan Persminsel. Namun sejumlah peluang gagal dimaksimalkan menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit akhir, skor tidak berubah 1-1.
“Kami bermain tanpa beban. Instruksinya hasil soal kedua. Yang pertama adalah jangan pernah menyerah sebelum peluit pertandingan selesai,” ujar pelatih Persminsel, Vendry Rorimpandey, arsitek Persminsel.
Sementara itu di Grup I, Klabat XIII Jaya Sakti menjadi tim pertama yang menembus semifinal. Dengan poin 4 dan telah menyelesaikan dua laga, Klabat XIII Jaya Sakti tidak terkejar dua rivalnya, Bolsel FC dan Puma FC yang akan saling bentrok di duel terakhir. Bolsel FC dengan satu poin dari hasil imbang tidak memaksa hasil imbang melawan Puma FC. Sementara Puma FC yang di laga perdana kalah dari Klabat dengan skor 1-0, harus meraih kemenangan dari Bolsel FC jika ingin lolos. *
Klasemen Grup D
Persminsel 2 0 2 0 3-3 2
Persmin 1 0 1 0 2-2 1
Persma 1 0 1 0 1-1 1
Klasemen Grup I
Klabat JS 2 1 1 0 2-1 3
Bolsel FC 1 0 1 0 1-1 1
Puma FC 1 0 0 1 0-1 0
^pas m





