7PMNEWS.ID, TONDANO-Pagelaran Seni dan Budaya Minahasa resmi dilepas Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama Wakil Bupati Pnt. Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P, yang berlangsung di kawasan Benteng Moraya, Tondano, Selasa, 3 November 2026.
Momen akbar tersebut juga dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey-Lengkong, S.E., perwakilan Polres Minahasa, Kodim 1302/Minahasa, Kejaksaan Negeri Minahasa, jajaran Forkopimda Minahasa, serta para peserta karnaval budaya seperti Maengket, Drumband, Tarian Kabasaran dari berbagai organisasi.
Bupati Robby Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergelaran seni dan budaya bukan sekadar kegiatan seremonial atau perayaan semata, melainkan wujud kecintaan terhadap warisan leluhur, identitas daerah, serta kekayaan adat dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Menurutnya, Minahasa memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari pakaian adat, tarian tradisional, musik daerah, seni bahasa, hingga berbagai tradisi yang mencerminkan nilai-nilai luhur kehidupan masyarakat.
“Semua ini merupakan identitas yang harus kita jaga, lestarikan, dan perkenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat luas,” ungkap Robby Dondokambey.
Bupati juga menjelaskan, pemilihan Benteng Moraya sebagai lokasi kegiatan memiliki makna mendalam. Sebagai kawasan bersejarah, Benteng Moraya bukan hanya menjadi saksi perjalanan sejarah, tetapi juga simbol perjuangan, keberanian, persatuan, dan semangat pantang menyerah masyarakat Minahasa.
“Melalui sejarah yang diwariskan tersebut, masyarakat diharapkan senantiasa menghargai perjuangan para leluhur dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi dalam membangun masa depan daerah,” katanya
Bupati berharap, melalui kegiatan karnaval budaya ini, kecintaan masyarakat terhadap daerah semakin kuat, persaudaraan semakin erat, serta semangat kebersamaan dalam keberagaman terus terpelihara dengan menjunjung tinggi toleransi.
“Kiranya seluruh peserta karnaval, Robby Dondokambey berpesan agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan, serta menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya Minahasa dengan sebaik-baiknya,” harap Bupati.
RD pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pergelaran seni dan budaya tersebut sebagai momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan Minahasa
“Mari kita promosikan pariwisata Minahasa agar semakin dikenal, bukan hanya di tingkat daerah dan regional, tetapi juga nasional hingga mancanegara,” ajaknya. *
^eric merentek





