DI momen Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, ada wujud keprihatinan mendalam dari generasi muda di Minahasa Tenggara mengenai bahaya Narkoba yang menjadi permasalan kompleks bangsa. Tokoh muda Mitra, Amar Fateh Kosoloy, mantan anggota DPRD Mitra yang kini Sekretaris Partai Gerindra Mitra dan juga Bendahara PW GP Anshor Sulawesi Utara memberikan catatan kritis mengenai dampak dan bahaya Narkoba yang diungkapkan lewat gaya bertutur.
‘’Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober ini, saya menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polri dalam memberantas peredaran Narkoba, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Maraknya penangkapan kasus narkoba jenis sabu-sabu menjadi alarm serius bagi kita semua. Narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi masa depan generasi muda dan penerus cita-cita bangsa ini.
Sebagai anak bangsa saya mendorong Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara bersama DPRD untuk mengambil langkah konkret dan berani dengan melaksanakan tes urine bagi ASN, pejabat di lingkungan Pemkab, serta anggota DPRD, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba.
Sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Minahasa Tenggara dan Bendahara PW GP Ansor Sulawesi Utara, saya menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari keteladanan, keberanian, dan komitmen seluruh unsur pemerintahan.
Jangan hanya menyerukan perang terhadap narkoba, tetapi tunjukkan melalui tindakan nyata. Pemuda harus diselamatkan, Mitra harus bebas dari narkoba!
Selamat Hari Sumpah Pemuda. Bersatu, bergerak, dan lawan narkoba demi masa depan bangsa. “*
^devon pondaag





