Polemik Terkait P3K dan Sekdes, Ini Jawaban Thresye Simbar

7PMNEWS.ID, RATAHAN-Polemik soal adanya seorang oknum guru berstatus P3K juga sebagai Sekretaris Desa Soyoan Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara sehingga melahirkan pro dan kontra akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari yang bersangkutan.

Terkonfirmasi juga dengan oknum yang diberitakan sebelumnya, bahwa Thresye Simbar yang disebut sebagai oknum guru berstatus P3K yang juga sebagai Sekertaris Desa Soyoan memberikan jawabannya.

Kepada Redaksi 7pmnews.id Biro Minahasa Tenggara Thresye Simbar memberikan klarifikasi atas sorotan  yang mengarah padanya.

Dalam pesannya lewat aplikasi WhatsApp (WA) miliknya, dijelaskannya bahwa dirinya memang benar seorang Sekretaris Desa Soyoan Kecamatan Ratatotok sejak 7 tahun lalu.

“Saya benar, Sekdes Desa Soyoan tapi non perangkat 7 tahun saya menjadi Sekdes sukarela tidak digaji dari APBD,” katanya.

Ditambahkan pula bahwa dirinya juga benar seorang guru yang baru diangkat sebagai Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Paruh Waktu.

“Dan benar saya juga baru diangkat sebagai PPPK PW sebagai guru,” ungkap Thresye Simbar yang merupakan guru di SPM Moreah ini.

Menurutnya, jabatan Sekdes yang dipegangnya sudah berulangkali diusulkannya untuk digantikan dengan orang lain namun tidak ada yang mau menerimanya.

“Saya mau lepas tapi tidak ada satu pun masyarakat yang siap mengantikan saya karna jabatan Sekdes belum ada SK,” jawabnya.

Dirinya menyatakan bahwa jabatan Sekdes yang di embannya sampai saat ini dilakoninya secara sukarela untuk membantu tugas dari Hukum Tua Desa Soyoan, Stevy Lumintang yang saat ini sedang sakit. *

^devon pondaag

Pos terkait