Bupati Joune Ganda Terkejut Kehadiran 13 Dubes Uni Eropa di Minahasa Utara

7PMNEWS.ID, LIKUPANG-Minahasa Utara semakin dikenal dunia. Kehadiran 13 Duta Besar negara sahabat anggota Uni Eropa di Bumi Tonsea menjadi bukti potensi luar biasa yang dimiliki, khususnya sektor pariwisata.

Bahkan, saat menerima 13 Dubes di Paradise Hotel Likupang, Rabu (15/7) malam, Bupati Joune Ganda dibuat terkejut. Karena sesuai komfirmasi awal hanya 3 Dubes saja, namun tiba-tiba membengkak menjadi 13 Dubes.

Kunjungan dengan skala delegasi sebesar ini merupakan peristiwa langka dan jarang terjadi, untuk kali pertama 13 Dubes hadir di suatu kabupaten dengan sebanyak itu.

Bupati Joune Ganda tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas momentum penting ini.

Putra Kaima itu  mengungkapkan bahwa informasi awal dari pihak Wildlife Conservation Society (WCS) hanya mengonfirmasi kehadiran tiga duta besar.

”Awalnya kami mendapat konfirmasi dari WCS hanya tiga Dubes yang akan hadir. Namun, kami sangat terkejut sekaligus bangga karena pada akhirnya ada 13 Duta Besar Uni Eropa yang datang langsung ke Minahasa Utara. Ini adalah jumlah kunjungan delegasi kedutaan terbanyak yang pernah diterima oleh satu daerah kabupaten di Indonesia,” ujar Joune Ganda.

​Kehadiran para diplomat tinggi yang dipimpin langsung oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Yang Mulia Denis Chaibi serta didampingi oleh Duta Besar Denmark, menjadi bukti bahwa kerja sama internasional yang dirintis Joune Ganda bukan sekadar formalitas.

Sejumlah perjalanan dinas luar negeri yang sempat dilakukan Bupati ke berbagai negara, termasuk ke Maroko, terbukti memberikan dampak (impact) positif yang nyata bagi akselerasi pembangunan dan eksposur Minahasa Utara di panggung dunia.

Salah satu rekam jejak diplomasi yang paling menonjol adalah saat Bupati Joune Ganda diundang secara khusus oleh Kerajaan Maroko. Undangan kehormatan tersebut bertujuan untuk membahas kerukunan dan toleransi umat beragama di Minahasa Utara.

Hebatnya, seluruh akomodasi dan pembiayaan kunjungan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh pihak Kerajaan Maroko, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Minahasa Utara menjaga iklim kondusif di tengah keberagaman.

”Setiap perjalanan luar negeri yang kami lakukan dirancang untuk membawa pulang hasil konkret. Kehadiran 13 Dubes hari ini adalah salah satu buah dari komunikasi global yang terus kita bina,” tambah Joune Ganda.

Kunjungan ini diproyeksikan akan memberikan dampak jangka panjang yang sangat signifikan bagi daerah. Kabupaten Minahasa Utara kini mendapatkan panggung promosi langsung di hadapan para pengambil kebijakan dari negara-negara Uni Eropa.

Fokus perhatian para duta besar ini diharapkan dapat membuka gerbang investasi baru, khususnya di sektor pariwisata berkelanjutan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan toleransi sosial yang menjadi nilai jual utama Minahasa Utara.

Dengan perhatian khusus dari Uni Eropa, posisi tawar Minahasa Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata di Sulawesi Utara kini naik ke level internasional. *

^irvine ferrari

Pos terkait