Bupati Robby Dondokambey Lantik 128 Kumtua, Gubernur Beri Apresiasi

7PMNEWS.ID, TONDANO-Pesta demokrasi di Minahasa yang berlangsung dinamis dan damai telah tuntas. Kini sebanyak 128 Hukum Tua hasil Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa akhirnya resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Wale Ne Tou Minahasa, Selasa (14/7).

Pelantikan oleh Bupati Robby Dondokambey menjadi tonggak penting bagi perjalanan pemerintahan desa di Kabupaten Minahasa. Ratusan kepala desa yang dipercaya masyarakat lewat Pemilihan Langsung (Pilsung) kini resmi mengemban amanah untuk memimpin dan membangun desa masing-masing selama masa jabatan yang telah ditetapkan.

Momen pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si., yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para Hukum Tua yang dilantik.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Minahasa tentang pengangkatan Hukum Tua terpilih, dilanjutkan dengan pembacaan pakta integritas, pengambilan sumpah dan janji jabatan, penandatanganan berita acara, serta penyematan tanda jabatan dan penyerahan Surat Keputusan kepada para Hukum Tua.

Bupati Robby Dondokambey dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses demokrasi, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat.

Menurutnya, jabatan Hukum Tua merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh masyarakat desa.

“Sumpah dan janji yang saudara ucapkan hari ini bukan sekadar rangkaian kata-kata, melainkan ikrar suci yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Amanah ini harus dijalankan dengan hati yang jujur, pikiran yang bijaksana, dan tindakan yang adil,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang pemimpin bukan terletak pada besarnya kewenangan yang dimiliki, tetapi pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh Hukum Tua menjalankan pemerintahan desa secara profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyalahgunaan wewenang. Seluruh kebijakan yang diambil harus berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.

Bupati mengajak seluruh Hukum Tua untuk mengakhiri seluruh perbedaan yang muncul selama proses Pilhut. “Kontestasi politik telah selesai. Hari ini tidak ada lagi perbedaan pilihan. Rangkullah seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik. Jadilah pemimpin yang mampu mempersatukan dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan pesan yang sarat makna kepada para Hukum Tua yang baru dilantik.
Menurutnya, masyarakat mungkin tidak akan mengingat kapan seorang kepala desa dilantik ataupun pidato yang pernah disampaikan. Namun masyarakat akan selalu mengingat apakah pemimpinnya hadir ketika mereka mengalami kesulitan, mendengar aspirasi mereka, dan benar-benar mengabdi dengan tulus.

“Karena itu, tinggalkanlah warisan terbaik berupa desa yang semakin maju, masyarakat yang semakin sejahtera, kehidupan yang rukun, generasi muda yang bangga terhadap desanya, serta nama baik sebagai pemimpin yang mengabdi dengan sepenuh hati,” ujar Bupati.

Sementara itu, mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, aparat keamanan, penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan Pilhut serentak di 128 desa.

Ia menilai proses demokrasi di Kabupaten Minahasa berlangsung aman, damai, dan kondusif, sehingga pelantikan para Hukum Tua dapat terlaksana dengan baik.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap para Hukum Tua yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang melayani masyarakat, membangun desa secara berkelanjutan, serta mendukung program-program pembangunan daerah demi terwujudnya Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera. *

^eric merentek

Pos terkait