Pengprov Pertina Sulut Minta Kembalikan Aset Tinju Dari Pengurus Lama, Ancam Tempuh Jalur Hukum

7PMNEWS.ID, MANADO-Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Sulut mendesak kepada pengurus Pertina Sulut yang lama untuk segera menyerahkan seluruh aset-aset tinju yang ada, kepada pengurus yang baru.

Bahkan, Ketua Harian Pengprov Pertina Sulut yang baru, Laurens Tirayoh mengancam akan menempuh jalur hukum jika Pengprov Pertina Sulut lama yang diketuai Andi Silangen tidak menyerahkan aset-aset Pertina. Karena menurut Loleng –sapaan akrabnya– sejak Hendra Jacob menjadi Ketua Pengprov Pertina Sulut yang baru produk Musprov di Swissbell Hotel, Sabtu akhir pekan lalu, sama sekali tidak ada laporan maupun penyerahan aset-aset dari pengurus lama. Salah satunya ring tinju yang sangat dibutuhkan untuk persiapan tim tinju Sulut ke PON Bela Diri di Manado.

“Kami masih menunggu itikad baik dari pengurus lama dalam beberapa hari ini. Jika tidak diindahkan maka kami akan melakukan somasi. Bila sama sekali tidak direspon, maka dengan terpaksa akan kami laporkan ke Polda Sulut,” tegas Loleng, Kamis (11/6).

Promotor Tinju Internasional itu berharap kepada Andi Silangen dan pengurus Pengprov Pertina Sulut yang lama untuk berniat baik dan bekerjasama untuk kemajuan tinju amatir di Sulut.

“Tentunya dengan mengembalikan aset-aset Pertina yang sampai saat ini belum diserahkan,” ujar Loleng yang dipercayakan PP Pertina menjadi Carateker Pengprov Pertina Sulut pasca Musprov Pengprov Pertina Sulut ilegal, penghujung Mei silam.

Sementara mantan Sekum Pengprov Pertina Sulut, Maikel Lukas yang dihubungi terpisah menjelaskan tidak ada aset Pertina yang tersisa di kepengurusan lama, termasuk ring tinju.

“Memang ada ring tinju, tapi itu masuk inventaris Dispora Manado karena belum ada penyerahkan ke Pertina Sulut,” ungkanya.

Menurut Maikel, kronologis ring tinju tersebut disumbangkan oleh Walikota Manado saat kejurnas tinju di Manado, beberapa tahun silam. “Sumbangan ring tinju itu sesuai permintaan dari Wakapolda Sulut waktu itu, Bapak Jhony Asadoma saat Kejurnas di Manadi. Dan hingga kini, belum ada serah terima dari Pemkot lewat Dinas Olahraga Manado kepada Pertina Sulut, sehingga masih tercatat aset Dispora Manado,” ujar mantan petinju yang juga ASN di Pemkot Manado itu.

Begitupun dengan perlengkapan tinju lainnya saat digelar Pelatnas di Manado. “Itu perlengkapan sebagian besar telah dibawa kembali ke Jakarta,” tambahnya.

Setahu Maikel Lukas, sejak Pengrov dipegang oleh Reino Bangkang ke Andi Silangen, tidak ada aset-aset yang diserahkan.

Terpantau, ring tinju yang dipertanyakan Pengprov Pertina Sulut yang baru, berada di Kantor Dispora Manadio di Gedung Youth Center, kawasan Mega Mas dan tengah dipakai latihan oleh tim tinju Perbati.

Kadispora Manado, Bonix Saweho beberapa waktu lalu menjelaskan, pemindahan ring tinju dari lokasi Lapangan Tenis Indoor di Kawasan Sario ke Kantor Dispora Manado atas seizin Andi Silangen ketika masih menjadi Ketua Pengprov Pertina waktu itu, usai pertandingan tinju Porprov. *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *