7PM NEWS.ID, MANADO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sabrina Sarah ‘Sasa’ Sumendap SH, melaksanakan kegiatan reses kedua, masa persidangan kedua tahun sidang kedua dengan turun langsung ke Desa Tombatu Tiga Timur, Kecamatan Tombatu.
Kunjungan Wakil Rakyat Dapil III (Tombatu Timur, Tombatu dan Tombatu Utara) Sabrina Sumendap, Senin (27/2026) ini pun, dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga secara dekat dan mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah keluhan mencuat, terutama dari sektor pertanian. Para petani mengaku kesulitan memperoleh benih dan pupuk, yang berdampak pada produktivitas mereka. Selain itu, kondisi saluran air menuju area persawahan juga dinilai belum memadai dan membutuhkan perhatian serius.
Tak hanya soal pertanian, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi geografis pemukiman. Sebagian wilayah Desa Tombatu Tiga Timur berada di dataran tinggi yang rawan terdampak bencana tanah longsor. Persoalan ini menjadi salah satu isu paling mendesak yang diharapkan segera mendapat penanganan dari pemerintah.
Selain itu, di bidang pendidikan anak usia dini, masyarakat turut mengusulkan kebutuhan fasilitas bermain bagi PAUD setempat, guna menunjang perkembangan anak-anak di desa tersebut.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Sabrina Sumendap yang akrab disapa Kakak Sasa ini menegaskan, dirinya berkomitmen untuk memperjuangkan seluruh masukan warga.
Anak mantan orang nomor satu didaerah ini, akan meneruskan aspirasi tersebut ke DPRD dan selanjutnya kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara agar dapat ditindaklanjuti.
“Semua keluhan masyarakat akan kami kawal. Jika belum bisa diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten, kami akan berupaya mencari solusi lain, termasuk mendorong perhatian dari pemerintah Provinsi hingga Pusat,” ujar Kaka Sasa.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Antusiasme warga, termasuk para lansia, terlihat tinggi dalam menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan dukungan kepada wakil rakyat mereka.
Mewakili yang hadir dari Pemerintah daerah, Camat Tombatu, juga Hukum Tua Berty Koyong, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat yang ada. (Devon Pondaag)





