7PMNEWS.ID, MANADO-Perkumpulan Kerajinan Industri Sulawesi Utara (Keris) berkolaborasi dengan Manado Post menggelar Focus Grup Discussion di Grha Pena Manado Post Lt 5, Rike, Jalan Babe Palar, Manado, Jumat (24/4). Hajatan yang dibuka Pemimpin Redaksi Manado Post, Philip Kapantouw dengan tajuk Diskusi Peran Kerajinan Industri Sulawesi Utara Membangun Sulut Maju Sejahtera dan Berkelanjutan Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum Keris, Victor Kawengian berterima kasih kepada media Manado Post yang sudah memberi ruang dan kesempatan bagi Keris untuk bersosialisasi melalui media serta menjelaskan mengenai Keris yang hadir untuk membantu pelaku kerajinan, industri kecil dan ekonomi kreatif.
Keris merupakan wadah bagi pengrajin dan pelaku industri untuk berkembang berinovasi berkelanjutan serta peningkatan kapasitas dan daya saing.
Sekretaris Umum Stella Lala menambahkan saat ini telah ada 1 DPD yaitu Sulawesi Utara dan 5 DPC yaitu Manado,Bitung, Tomohon, Minahasa dan Minahasa Selatan. Direncanakan Mei mendatang ketambahan 4 DPC.
Agenda terdekat adalah menggelar event dan perampungkan DPD Provinsi lainnya.
Sedangkan Bendahara DPD Sulut, Christina Pilongo memberi penjelasan tentang cara menjadi anggota Keris.
Wakil Ketua DPP Sandra Tumiwa menjelaskan mengenai kehadiran Keris sejalan dengan 17 Program Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara.
Frangky Legi sebagai Dewan Pakar Keris mengharapkan Keris dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara untuk memberi masukan untuk peningkatan dan pembinaan pelaku kerajinan dan UMKM serta membuat Data Terpadu dengan cluster sehingga menjadi daya jual Keris.
Wakil ketua Karel Patimahu menjelaskan Divisi Umum seperti playmaker dalam tim dan terlibat dalam kolaborasi untuk memajukan usaha.
Ketua DPD Sulut Jody Kalumata mengharapkan Keris mampu menginovasi meningkatkan branding produk Keris. Dalam kepengurusannya Keris menggandeng unsur perbankan dan advokasi.
Ketua DPC Manado Yanes Pongoh menambahkan Keris Manado menopang UMKM sebagai tulang punggung ekonomi dalam mendorong UMKM bersaing dan berkelanjutan.
Sekretaris DPC Bitung Kota Bitung Juliana Rottie menyampaikan kota Bitung adalah kota unik yang dapat dikembangkan potensi bagi anggota Keris saat kedatangan kapal pesiar mancanegara yang rutin berkunjung serta kota industri dapat digunakan untuk pengembangan industri kerajinan dan UMKM.
Ketua DPC Tomohon Eric Merentek menyatakan Keris Tomohon sebagai striker dan eksekutor pelaksanaan program Keris dengan memberikan pendampingan kepada anggota Keris untuk legalitas dan daya saing.
Dalam diskusi ini Keris diharapkan menjadi wadah dan pendamping untuk membuka potensi serta mencari pasar bagi produk anggota. Keris hadir untuk menyentuh semua pelaku usaha dari kota sampai pelosok sehingga perlunya sentra display di setiap kabupaten kota. Slogan yang dapat digunakan adalah Apapun usahamu Keris solusinya. *
^eric merentek





