94 Jemaat GMS Manado Diduga Keracunan Makanan

7PMNEWS.ID, MANADO–Sebanyak 94 anggota jemaat dari Gereja Mawar Sharon (GMS) Manado diduga mengalami keracunan makanan saat mengikuti kegiatan Konferensi Doa di Gedung GMS Manado, kawasan Bahu Mall, Kota Manado, Jumat (16/1) sore.

Para jemaat yang mengalami gejala mual, muntah, dan lemas langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Manado untuk mendapatkan penanganan medis. RSUD Provinsi Sulawesi Utara ODSK, Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipenuhi oleh pasien yang diduga mengalami keracunan makanan. Bahkan, antrean pasien tampak mengular hingga ke lorong dan lobi rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Bahkan, beberapa jemaat dilaporkan dirujuk hingga ke RS Sentra Medika dan RS Hermina.

Kapolsek Malalayang Polresta Manado AKP Jusman Mori ketika dihubungi membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar diduga terjadi kerancuan makanan kemarin,” ujar Jusman, Sabtu setelah mengecek di sejumlah rumah sakit.

Menurut Jusman, dari data dilapangan ada 94 orang

yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Ada yang sudah pulang baru mengalami mual ada yang masih dalam perjalanan rasa pusing dan mual jadi langsung datang ke rumah sakit.Yang pasti sudah langsung ditangani oleh rumah sakit dan ada juga para korban ini sudah pulang ke rumah masing-masing,” ujar mantan Kasat Lantas Polresta Manado.

Perwira Menengah Polri itu menjelaskan penanganan kasus keracunan makanan tersebut telah ditangani Polresta Manado.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah jemaat menyebutkan, gejala keracunan mulai dirasakan setelah peserta menyantap hidangan makan siang yang dibagikan dalam bentuk kemasan saat kegiatan berlangsung.

Salah seorang jemaat yang saat ini menjalani perawatan mengungkapkan, dirinya awalnya merasakan mual dan segera menuju toilet. Namun setelah keluar, ia mendapati banyak peserta lain mengalami kondisi serupa. Beruntung, di antara peserta terdapat dokter dan tenaga medis yang langsung melakukan penanganan darurat di lokasi.*

#kresno doot

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *