7PMNEWS.ID, AIRMADIDI-Minut semakin diberkati. Ribuan Lansia Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) membanjiri Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara dalam momen sakral suka cita iman dan kebersamaan lewat Ibadah Agung Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia GMIM, Jumat, 6 November 2026.
Dua dekade pelayanan Lansia Sinode GMIM dirayakan dengan rasa syukur oleh ribuan Lansia yang berdatangan dari berbagai jemaat yang tersebar di seluruh penjuru Sulawesi Utara.
Perayaan tersebut bukan sekadar memperingati pertambahan usia organisasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persekutuan, memperkuat iman, sekaligus memberikan penghormatan kepada para orang tua yang selama ini telah berkontribusi bagi gereja, keluarga dan masyarakat.
Hadir pula mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulut, Franky Alexander Tintingon, unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, mantan Wakil Gubernur Sulut Djouhari Kansil, Sekretaris Daerah Minut Novly Geret Wowiling, serta para pengurus Lansia Sinode, rayon, wilayah dan jemaat, pendeta, vikaris, pelayan k
husus dan peserta dari berbagai daerah.
Wakil Bupati Kevin William Lotulung yang juga menjabat Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-20 merupakan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan Lansia GMIM selama dua dekade.
Kevin Lotulung mengatakan, usia 20 tahun pelayanan menjadi bukti kesetiaan Tuhan sekaligus kesempatan bagi seluruh keluarga besar Lansia GMIM untuk semakin mempererat persaudaraan dan memperbarui semangat pelayanan.
Kegiatan tersebut, menurutnya, sengaja menjadi ruang perjumpaan bagi para Lansia dari berbagai jemaat agar kebersamaan dan ikatan persaudaraan semakin kuat.
“Para Lansia mempunyai posisi penting dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Pengalaman hidup, keteguhan iman, doa serta keteladanan yang dimiliki merupakan kekayaan berharga bagi generasi penerus,” katanya.
Kevin berharap perayaan dua dekade tersebut semakin memperkuat iman dan persekutuan, sekaligus mendorong para Lansia tetap sehat, penuh sukacita dan terus mengambil bagian dalam pelayanan. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Bupati Joune Ganda mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaannya karena kompleks perkantoran Pemkab Minut dipercayakan menjadi lokasi pelaksanaan Ibadah Agung HUT ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM.
Di hadapan ribuan peserta, Joune Ganda menyampaikan penghormatan kepada pimpinan Sinode GMIM, jajaran pemerintah provinsi, pengurus pelayanan Lansia, panitia pelaksana serta seluruh orang tua yang hadir.
Pengalaman tersebut membuat Joune semakin memahami besarnya arti pengabdian para orang tua dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat.
Bupati menegaskan, para Lansia bukan sekadar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, melainkan pribadi-pribadi yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan dan jasa besar dalam membangun kehidupan bersama.
“Berbagai kemajuan yang dinikmati generasi sekarang tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu. Jangan pernah menganggap bahwa ketika seseorang sudah memasuki usia lanjut, maka perannya selesai. Tidak demikian. Para orang tua adalah bagian penting dari perjalanan kehidupan kita,” tegasnya.*
^irvine ferrari
