7PMNEWS.ID, MANADO–Bank kebanggaan orang Sulut, Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) baru saja tuntas menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) dii Lantai 9, Ballroom/Aula Kantor Pusat BSG, Kamis, 29 Oktober 2026.
RUPS LB kali ini berfokus pada penataan dan penyesuaian susunan pengurus perseroan guna memenuhi kepatuhan terhadap ketentuan regulator perbankan.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) mengawal langsung guliran RUPS LB tersebut.
Kehadiran Gubernur Yulius Selvanus menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan Bank SulutGo berjalan sesuai dengan tata kelola perbankan yang bersih dan reguler.
Juga hadir Wakil Gubernur Sulut, Dr. Johannes Victor Mailangkay, S.H., M.H., Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., Komisaris Utama PT Mega Corpora, Ardhayadi, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo minus Pemkot Gorontalo selaku pemegang saham serta perwakilan Koperasi Karyawan (Kopkar) Bank SulutGo.
Rapat dinyatakan sah dan memenuhi kuorum yang sangat tinggi dengan tingkat kehadiran pemegang saham mencapai 97,59 persen.
Guliran RUPS LB ini merupakan langkah konkret perseroan dalam merespons surat resmi OJK Nomor S-264/KO.163/2026 perihal tanggapan atas laporan pengangkatan pengurus dan pemenuhan komposisi pengurus bank.
Salah satu agenda krusial yang diputuskan adalah pembatalan penetapan pengangkatan Direktur Dana dan Tresuri yang sebelumnya telah disepakati pada RUPS LB tanggal 10 Februari 2026.
Pembatalan ini dilakukan demi menindaklanjuti Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-170/D.03/2026 terkait hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) terhadap calon tersebut
Sebagai langkah lanjutan, para pemegang saham sepakat untuk mengusulkan nama calon Direktur Dana dan Tresuri yang baru pada agenda RUPS berikutnya, guna mengikuti proses Fit and Proper Test sesuai regulasi OJK yang berlaku.
Untuk mewujudkan tata kelola yang selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, RUPS LB menyepakati penyesuaian komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.
Langkah ini mencakup perubahan signifikan pada nomenklatur atau penamaan jabatan jajaran Direksi Bank SulutGo untuk memperkuat fungsi organisasi, yaitu:
1. Direktur Kepatuhan diubah menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
2. Direktur Operasional diubah menjadi Direktur Layanan dan Teknologi.
3. Direktur Umum diubah menjadi Direktur Keuangan dan Human Capital.
Manajemen Bank SulutGo menegaskan bahwa perombakan dan penyesuaian ini adalah bentuk kepatuhan total terhadap implementasi Good Corporate Governance (GCG).
Penataan struktur pengurus ini diharapkan mampu menjaga stabilitas operasional, memitigasi risiko secara lebih optimal, serta memacu pertumbuhan kinerja keuangan perseroan secara berkelanjutan.
Sebagai engine of growth atau bank pembangunan daerah yang melayani masyarakat serta sektor usaha di Sulawesi Utara dan Gorontalo, Bank SulutGo berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian regional melalui sistem perbankan yang profesional, transparan, dan akuntabel. *
^irvine ferrari
