Beranda Imigrasi KEK Bitung Diresmikan, Dukung Kemudahan Layanan Keimigrasian dan Investasi

7PMNEWS.ID, BITUNG–Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara menjadi salah satu lokasi peresmian Beranda Imigrasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Rabu, 28 Oktober 2026.

Momentum ini merupakan bagian dari upaya penyeragaman identitas visual unit dan titik layanan keimigrasian menjadi ‘Beranda Imigrasi’ sekaligus wujud komitmen dalam mendukung kemudahan investasi dan pelayanan keimigrasian di lingkungan KEK Bitung. Peresmian yang berlangsung di kawasan KEK Bitung dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, I Gusti Bagus M Ibrahim dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri H Roesman, menjadi bagian dari peluncuran serentak 254 titik Beranda Imigrasi di berbagai lokasi di seluruh tanah air. Beranda Imigrasi tersebut berlokasi di Pelayanan Satu Atap Bitung.

Turut hadir Kepala Dinas Penanaman Modal Bitung, Kepala Administrator KEK Bitung, perwakilan Pengelola KEK Bitung, perwakilan Kepolisian Resor Bitung; perwakilan Kodim 1310/Bitung, perwakilan Kejaksaan Negeri Bitung, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Bitung, perwakilan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bitung serta perwakilan Perusahan Pelaku bisnis di KEK.Peluncuran Beranda Imigrasi dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia, dengan kegiatan terpusat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETIKI, Banten.

Kehadiran gerai ini bukan sekadar penambahan fasilitas pelayanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi membangun identitas layanan yang seragam agar lebih mudah dikenal dan dijangkau masyarakat.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam peluncuran di Kabupaten Tangerang, Banten, menegaskan bahwa penyatuan identitas gerai merupakan langkah untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian.Menurutnya, selama ini gerai pelayanan imigrasi di berbagai daerah menggunakan nama yang beragam. Melalui Beranda Imigrasi, masyarakat diharapkan lebih mudah mengenali lokasi pelayanan dengan identitas yang sama di seluruh Indonesia.

“Beranda Imigrasi memperkuat identitas pelayanan sekaligus mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat agar lebih mudah dikenali dan dijangkau. Penyatuan identitas layanan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap pelayanan imigrasi,” kata Hendarsam.

Ia menjelaskan, penggunaan nama dan identitas visual yang seragam diharapkan membangun ciri pelayanan yang konsisten sekaligus menjangkau berbagai lapisan masyarakat.“Kami menyeragamkan identitas visual layanan imigrasi agar mudah dikenali masyarakat, dengan nama yang sederhana dan menjangkau semua kalangan. Beranda Imigrasi dipilih sebagai identitas bersama untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat luas di berbagai daerah,” ujarnya.

Tambah Layanan di Mal Pelayanan Publik

Di Kota Bitung, kehadiran Beranda Imigrasi mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Gerai tersebut dinilai memperluas pilihan layanan yang dapat diakses masyarakat tanpa harus mendatangi berbagai lokasi pelayanan berbeda.Pelayanan keimigrasian menjadi tambahan penting bagi pengembangan MPP sebagai pusat pelayanan terpadu.

Sesuai ketentuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), pelayanan di MPP tidak terbatas pada perangkat pemerintah daerah, tetapi juga mencakup layanan dari instansi eksternal, termasuk pengurusan paspor. *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *