Sulut Sukses Juara Junior, Open Team dan Mixed Runner Up Kejurnas Bridge 

7PMNEWS.ID, MAMUJU-Ketua Pengprov PBSI Sulut, Joune Ganda sukses mengembalikan performa gemilang tim bridge Sulut yang tengah beraksi dalam arena Kejurnas Bridge di Ballroom Lantai 3 Gedung Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju.

Kendati pemain-pemain bridge Sulut turun gelanggang dengan persiapan yang tidak maksimal dan terkesan seadanya, namun berkat support total yang diberikan langsung oleh Bupati Minahasa Utara itu, mampu mengantar Open Team Sulut mampu menembus ketatnya persaingan dengan untuk menapaki final. Begitu pun Mixed Team.

Kendati harus mengakui keunggulan musuh bebuyutannya, DKI Jakarta, namun keberhasilan Sulut menembus partai puncak banyak mengagetkan rival-rivalnya, termasuk DKI Jakarta yang duel klasik partai puncak.

Tim Open Sulut yang diperkuat Tommy Rogi, Bill Mondigir, Mario Mambu, Frangky Umboh, Harke Tulenan dan Denny Palar gagal mengulang hasil positif ketika terjadi duel klasik di babak final PON XIX Aceh-Sumut 2024.Sebab, selain persiapan yang sangat minim dan tanpa try out di iven level nasional tim yang didampingi pelatih Eddy Manoppo dan Sekum Gabsi Sulut Youdy Lintjewas mampu lolos ke final usai membalas kekalahan di babak penyisihan atas tim kuat Jawa Tengah di partai semifinal.

Sementara di kelompok Mixed, Sulut yang juga tampil dengan komposisi tim berbeda takluk atas lawan berat DKI Jakarta yang didukung pasangan yang telah malang melintang di event nasional bahkan internasional seperti suami isteri Taufik Gautama Asbi-Lusye Boyoh dan Kristina Wahyu-Leslie Gontha.

Tampilnya pasangan Elvita Lasut-Clif Tangkuman memberikan daya dobrak baru bagi Tim Mixed Sulut setelah PB Gabsi melarang Elvita Lasut-Bill Mondigir seusai mereka tampil di Asian Games Jakarta Tahun 2018 lalu.

Dengan hadirnya pasangan Vita Lasut-Clif Tangkuman, kekuatan baru di nomor mixed mulai tampak. Apalagi pasangan suami istri Rima Mangundap-Kresto Lumintang sudah lebih padu. Sementara pasangan debutan Putri Pomantouw-Christian Lantu juga mulai mampu beradaptasi.

Hasil medali perak bagi Tim Mixed Sulut sudah cukup spesial karena sudah mampu melewati tim Jawa Tengah dan Kalimantan Barat yang memiliki pasangan spesial nomor mixed.

Dengan kekalahan di nomor Open Team Putra dan Mixed Team atas DKI Jakarta, pasukan Sulut mampu meraih dua medali perak plus satu medali emas sekaligus menempati peringkat kedua di bawah DKI Jakarta yang telah mengklaim 3 medali emas dari Open Team, Mixed Team dan Ladies Team.

Raihan medali emas Kontingen Gabsi Sulut berasal dari nomor U-20 Tahun yang dimotori kakak beradik Dumanauw, Duncan Donovan dan Galilea, Glow Angelika Pangkarego, Irensya Preysi Lendeng, Cristovel Samuel Kurnia Moningka, Zefanya Vieri Reyner Senduk dan Galilea Dumanauw.

Peluang Sulut untuk membuat revans atas tim DKI Jakarta masih terbuka lebar karena kini berlangsung katagori Antargabungan. Kekuatan Sulut bertumpu pada Gabmo yang punya sejarah mentereng. *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *