7PMNEWS.ID, JAKARTA– Etape ikonik memasuki usia 62 tahun, Sulawesi Utara diharapkan tidak hanya ketambahan usia, tetapi semakin matang dalam membangun daerah, memperkuat pelayanan publik, menjaga persatuan, dan menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, pejabat pemprov, dan perwira tinggi TNI/Polri asal Kawanua, Gubernur Yulius Selvanus memberi penghormatan dan tabur bunga di tempat peristirahatan terakhir makam empat mantan Gubernur Sulut, yakni Arnold Achmad Baramuli, Frits Johannes Tumbelaka, Willy Ghayus Alexander Lasut, dan Gustaaf Hendrik Mantik.
Bukan dengan seremoni di pusat pemerintahan, melainkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Di TMP Kalibata, Gubernur Yulius Selvanus memberikan penghormatan kepada empat mantan Gubernur Sulawesi Utara yang dimakamkan di sana, yakni F.J. Tumbelaka, A.A. Baramuli, G.H. Mantik, dan Willy Lasut.
Di hadapan makam para pendahulunya, Gubernur Yulius mengingatkan bahwa Sulawesi Utara yang ada saat ini tidak dibangun dalam satu masa kepemimpinan.
“Ini adalah cara kita untuk tidak melupakan sejarah. Fondasi yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan kerja keras para pemimpin sebelum kita,” ujar Yulius.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan tidak berarti memutus mata rantai sejarah pembangunan.
Ziarah tersebut menjadi pengingat untuk melanjutkan pengabdian dengan semangat yang sama demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai. *
^irvine ferrari
