Reses di Desa Suwaan, Denny Lolong Siap Bawa Aspirasi Warga ke Sidang Paripurna

7PMNEWS.ID, SUWAAN-Ketua Komisi III DPRD Minahasa Utara, Denny Kamlon Lolong, S.Sos memilih Desa Suwaan, Kecamatan Kalawat dalam memanfaatkan momen Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang II Tahun 2026, di Desa Suwaan Jaga 3,  Kamis (27/8).

Berbagai persoalan, keluhan dan unek-unek warga Suwaan mengemuka dalam sesi dialog yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut.

Dihadiri ratusan warga Suwaan, Denny Lolong menerima aspirasi yang mendesak untuk menjadi perhatian seperti problem air yang kerap meluap manakala hujan deras mengguyur sehingga menggenangi pemukiman warga di desa tersebut dan wilayah sekitar.

Pembangunan perumahan yang masif di desa tetangga, Matungkas juga menjadi keluhan yang diharapkan menjadi perhatian dari Denny Lolong yang dalam Reses tersebut mengenakan kemaja putih.

Semua aspirasi warga Suwaan ditanggapi dengan bijaksana oleh personil PDIP Minahasa Utara itu.

Ketua KONI Minut itu menilai, pembangunan perumahan yang berlangsung cukup pesat perlu diikuti dengan penataan sistem drainase dan aliran air yang lebih terencana.

‘’Jika tidak, limpasan air dari kawasan permukiman berpotensi membebani aliran yang berada di wilayah lebih rendah.
Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Penataan aliran air di kawasan perumahan perlu dilakukan secara baik agar dampaknya tidak dirasakan oleh masyarakat di desa-desa sekitar,” kata Denny dalam kesempatan tersebut.

Menurut dia, pemerintah memang telah melakukan sejumlah upaya penataan, namun hasilnya dinilai belum maksimal.

Terlebih ketika curah hujan tinggi, kapasitas aliran yang ada belum sepenuhnya mampu mengendalikan limpasan air.

Pada kesempatan tersebut, Denny Lolong  juga mengingatkan pengalaman banjir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa persoalan tata kelola air di kawasan tersebut masih membutuhkan perhatian serius.

Karena itu, mantan Ketua Dewan Minut di periode lalu itu berharap Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dapat kembali mengevaluasi dan menata sistem aliran air, khususnya di kawasan perumahan yang berkembang di Desa Matungkas.

“Jangan sampai pembangunan perumahan terus berkembang, tetapi sistem aliran airnya tidak dipersiapkan dengan baik. Pemerintah harus hadir memastikan pembangunan tidak kemudian menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Denny Lolong, aspirasi yang disampaikan warga dalam reses bukan sekadar keluhan, melainkan masukan yang perlu ditindaklanjuti pemerintah.

Penataan drainase dan aliran air, menurutnya, harus dilakukan secara menyeluruh dari kawasan hulu hingga wilayah yang menjadi titik terdampak.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengembang perumahan, serta pihak terkait lainnya.

Dengan demikian, pertumbuhan kawasan permukiman di Matungkas dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap warga di Suwaan dan desa-desa sekitar yang selama ini turut merasakan dampak aliran air ketika hujan deras.

Denny menambahkan, aspirasi warga ini menjadi prioritas untuk di bawah ke tahap paripurna. *

^pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *