Jembatan Rap-rap Diresmikan, Sekda Wowiling: Ini Program Yang Luar Biasa

7PMNEWS,ID, AIRMADIDI-Minahasa Utara ketambahan satu lagi jembatan representatif. Kehadiran jembatan baru tersebut  tersaji saat  Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menghadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda secara virtual yang terhubung langsung dengan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (13/8).

Momen tersebut dipusatkan di Jembatan Gantung Kelurahan Rap-rap, Kecamatan Airmadidi, berlangsung dalam nuansa kehangatan dan kebersamaan.

Peresmian juga ditandai dengan penguntingan pita oleh Sekda Minut Ir Nolvy Wowiling dan Dandim Bitung, Letkol Inf Dewa Made Darmawan Juniarta.

Sekda  Novly Wowiling, M.Si., hadir mewakili Bupati DR. Joune J.E. Ganda didampingi oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Ketua DPRD Minut Cynthia Imelda Erkles, S.A.B., Kaban Kesbangpol Sammy Rompis, Camat Airmadidi Olvien Pandean, serta Lurah Rap-rap Nitha Pandean.Pembangunan  Jembatan Garuda dikerjakan langsung oleh Kodim 1310/Bitung di bawah komando Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta.

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya lewat konverensi video menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran TNI dan Polri atas dedikasi tanpa lelah mereka kepada masyarakat.

“Ini menandakan TNI adalah tentaranya rakyat, Polri adalah polisinya rakyat. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu dan bergotong royong. Semua perbuatan baik dan pengabdian itu dicatat serta diingat oleh rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Merespon  arahan tersebut, Sekda Novly Wowiling menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, program pembangunan jembatan hingga penyediaan fasilitas air bersih sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya di sektor pertanian.“Ini program yang sangat luar biasa. Kami di daerah terinspirasi untuk langsung bergerak cepat. Tadi di meja pimpinan, kami berdiskusi dan langsung menghubungi para camat untuk mengecek progres usulan infrastruktur berikutnya,” tegas Novly.

Novly menekankan bahwa pihak pemkab tidak akan main-main terkait pemenuhan kebutuhan warga. Camat yang lambat merespons usulan jembatan maupun sumber air bersih akan dikenakan sanksi tegas atas izin Bupati.

Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta, menjelaskan bahwa sejauh ini sudah ada 8 titik jembatan yang rampung di Minahasa Utara (terdiri dari 4 jembatan gantung, 2 jembatan ampu, dan 2 jembatan beton) serta 1 jembatan beton di Bitung.

“Ke depan, target kita sekitar 15 titik infrastruktur diselesaikan. Jembatan yang sudah diresmikan ini sepenuhnya menjadi milik desa untuk dimanfaatkan dan menunjang mobilitas masyarakat serta petani setempat,” ungkap Dandim.

Wakil Ketua DPRD Minut, Cynthia Imelda Erkles, mengimbau warga agar menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.

“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh sinergi ini. DPRD berkomitmen untuk selalu mengawal dan memprioritaskan setiap program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” ungkap Cynthia. *

^janto l

Pos terkait