7PMNEWS.ID, AIRMADIDI-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mulai menyusun arah kebijakan pembangunan dan penganggaran untuk tahun 2027.
Tahapan itu ditandai lewat Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Minut, Senin (20/7/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Minut, Vonny Adel Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua Edwin Nelwan dan Cynthia Erkles. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Kevin William Lotulung, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut dan berharap pembahasannya dilakukan secara objektif serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Kita harus memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa Utara serta selaras dengan visi pembangunan daerah yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurutnya, arah pembangunan tetap difokuskan pada program-program strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sejumlah agenda prioritas yang diproyeksikan masuk dalam kebijakan pembangunan tahun 2027 antara lain pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), serta penguatan program Water Energy Security.
Penyesuaian dimungkinkan mengikuti perkembangan kondisi ekonomi daerah, kebijakan pemerintah pusat, hingga kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan sesuai kemampuan fiskal daerah.
“Seluruh rancangan ini akan dibahas sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami berharap proses pembahasan dapat berlangsung konstruktif sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Minahasa Utara,” kata Joune Ganda.
Bupati Joune Ganda menjelaskan lima program prioritas utama adalah:
1. Pengembangan Pariwisata: Melanjutkan pengembangan Destinasi Pariwisata Kertas Manali Tupang (DPMT) sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), serta pengembangan kawasan perbatasan.
2. Ketahanan Air dan Energi: Program Water Energy Security melalui skema kemitraan dengan pemerintah pusat.
3. Infrastruktur Strategis: Pembangunan pusat pemerintahan, kawasan permukiman, penanganan co-depresiasi, dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).
4. Ekonomi Digital dan Kerakyatan: Pengembangan sektor digital, konten kreatif, serta penguatan ekonomi kerakyatan di tengah potensi krisis.
5. Transportasi dan Kesehatan: Penyesuaian kebijakan transportasi daerah dan antisipasi potensi wabah penyakit di tahun 2027.
“Penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan komitmen bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kami bertekad memastikan setiap program berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” pungkas Bupati Joune Ganda. *
^irvine ferrari
