7PMNEWS,.ID, MATUNGKAS-Keseruan menggetarkan JG Center di bilangan Jalan Soekarno, Matungkas, saat pelaksanaan Nonton Bareng (Nobar) partai puncak final Piala Dunia yang mempertemukan Argentina versus Spanyol, Senin (20/7) dinihari Wita.
Kehebohan begitu terasa karena Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda yang merupakan penggemar bola sejati hadir langsung berbaur dengan ratusan masyarakat Minut menyaksikan ending demi ending yang menghantar Tim Matador, Spanyol merebut gelar juara.

Kendati merupakan menjagokan Tim Samba, Brazil yang telah lebih dulu tersingkir dari 16 Besar, namun di laga final tersebut, Joune Ganda yang menyaksikan Nobar bersama jajaran pejabat di Pemkab Minut, Asisten II Pemkab Minut, Robby Parengkuan, Sekwan Minut Jackson Ruaw, Kasie Intel Kejari Airmadidi, serta aktifis kondang William Luntungan di laga final menjagokan Spanyol yang akan menjadi jawara.
Menutup seluruh rangkaian Nobar yang berlangsung lancar tanpa hambatan, Bupati Joune Ganda yang mengenakan kaos merah bertuliskan Spain 2026, tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bumi Tonsea.
Sejak bergulirnya Piala Dunia 2026, Pemkab Minahasa Utara secara konsisten menghadirkan kegiatan Nobar di berbagai lokasi sebagai tontonan menghibur sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Momen akbar tersebut dilaksanakan di Atrium Kantor Bupati, kantor-kantor kecamatan, hingga desa dan kelurahan, yang mendapat animo luar biasa dari warga.
Putra Kaima itu mengatakan pelaksanaan Nobar bukan sekadar menghadirkan tontonan sepakbola bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun rasa kebersamaan, kekompakan, dan sukacita di tengah masyarakat.
“Kami memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi masyarakat Minahasa Utara. Antusiasme masyarakat sejak awal hingga pertandingan final sangat luar biasa,” ujar Bupati Joune Ganda.
Menurut mantan Ketua Pengprov PSSI Sulut, tingginya partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan Nobar membuktikan bahwa olahraga, khususnya sepakbola, mampu menjadi pemersatu di tengah berbagai perbedaan.
“Kita boleh berbeda pilihan tim, tetapi perbedaan itu tidak memisahkan kita. Kebersamaan dan kebahagiaan itulah yang menyatukan kita, ” tambahnya.
Secara khusus, Bupati Joune Ganda juga juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian atas dukungan dan arahannya kepada pemerintah daerah sehingga kegiatan Nobar bersama masyarakat dapat terlaksana dengan baik selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang bergulir hampir sebulan lebih.
Sementara William Luntungan juga tidak kalah gembiranya Spanyol mampu mengatasi Argentina untuk meraih juara.
‘’Prediksi Spanyol menang sudah tepat, tebak skor yang keliru. Vamos Espana, ‘’ ungkapnya.
Menurutnya, Spanyol layak juara. ‘’Tambah le, extratime kurang 10 pemain, bae tre cuma kalah 1-0. Tidak memasukan Lautaro Martinez juga merupakan blunder dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Dorang nda kase maso kwa pa Lautaro Martìnez, padahal dia tu ja biking mujur di detik-detik terakhir. ” nilainya.
“Setidaknya Martìnez suruh biking biking kacau lini pertahanan, mar memang Espana pe back so terbukti cuma kebobolan 1 gol dari Belgia,’’ sambungnya dengan dialek Manado yang kental. *
^irvine ferrari





