7PMNEWS.ID, AIRMADIDI-Minahasa Utara (Minut) terus melangkah maju lewat gelaran Sosialisasi Permainan Tradisional yang wajib dilestarikan di seluruh daerah di Indonesia.
Bupati Minut Joune Ganda bahkan mendorong lewat Sosialisasi Permainan Tradisional dapat melestarikan kebudayaan lokal di Bumi Tonsea.
Harapan tersebut mengemuka dalam Sosialisi dan Eksebisi Permainan Tradisional yang menghentak di SD Negeri I, Airmadidi, Senin (6/7) yang dibuka oleh Bupati Joune Ganda yang diwakili Kadispora Minut, Ryke A. A. Lucas, ST.
“Melalui permainan tradisional kita melestarikan kebudayaan terutama kebudayaan lokal sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 Pasal 32 dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” pesan Bupati.
Disamping itu dengan hadirnya UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memberi ruang kolaborasi permainan tradisional dalam olahraga rekreasi, dimana melalui olahraga rekreasi ini, dituntut memiliki kebugaran tubuh disamping kesehatan yang optimal.
Ketua Komunitas Pelestarian Permainan Tradisional Hirohito Saroinsong turut dihadirkan memberikan materi permainan tradisional itu. 4 permainan yang dilaksanakan di tingkat nasional mengemuka dalam sosialisasi tersebut yakni, permainan Adu Layang, Ular Tangga, Gaple/Domino dan Remi 13D
50 peserta yang hadir, dominan perwakilan semua kecamatan di Minut terlihat begitu antusias mengikuti jalannya sosialisasi dan dilanjutkan dengan praktek langsung. Untuk mensosialisasikan Permainan Tradisional ini, setiap Kecamatan akan menjadi garda terdepan untuk memasalkannya. *
^irvine ferrari





