Gubernur Pimpin Pantukhir Seleksi Paskibraka Sulut 2026, Pilih 3 Pasang Terbaik ke Tingkat Pusat

7PMNEWS.ID, MANADO-Gubernur Yulius Selvanus memimpin Pemantauan  Akhir (Pantukhir) Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulawesi Utara dan Tingkat Pusat Tahun 2026 di Wisma Negara Bumi Beringin, Jumat (22/5).

Dalam momen tahapan akhir seleksi tersebut, Gubernur menetapkan tiga pasang calon Paskibraka terbaik untuk diutus mewakili Sulawesi Utara mengikuti seleksi tingkat nasional.

Gubernur menegaskan dirinya tidak ingin mengirim calon Paskibraka ke tingkat nasional tanpa melalui proses seleksi yang benar-benar ketat dan berkualitas.

“Ini kali kedua mungkin gubernur se-Indonesia yang langsung ikut Pantukhir. Saya tidak ingin memberangkatkan personel Paskibraka dari daerah ke ibu kota asal-asalan,” tegas Yulius Selvanus.

Gubernur menjelaskan, dirinya hanya memilih tiga pasang terbaik dari sepuluh peserta terbaik yang sebelumnya telah melewati tahapan seleksi berjenjang dan bertingkat.

“Saya berharap ini menjadi pengalaman hidup yang baik. Tidak semua hal bisa dicapai dengan mudah. Kalian sudah melewati proses panjang dan seleksi ketat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan enam peserta yang akan berangkat ke Jakarta agar tidak cepat puas dengan hasil seleksi di tingkat provinsi.

Menurutnya, tantangan sesungguhnya justru akan dimulai saat menghadapi seleksi nasional bersama perwakilan dari seluruh Indonesia.

“Jangan lengah dan jangan terlena hanya karena sudah menang di Sulawesi Utara. Di pusat nanti kalian akan diseleksi lagi dan bersaing dengan seluruh Indonesia,” katanya.

Gubernur Yulius Selvanus mengaku bangga melihat putra-putri Sulawesi Utara mendapat kesempatan tampil di tingkat nasional, terlebih ketika dipercaya membawa Sang Saka Merah Putih dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka.

“Saya sebagai gubernur bangga dan terharu melihat anak-anak kita membawa bendera Merah Putih kepada Presiden dan dikibarkan di Istana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga membagikan pengalamannya saat masih duduk di bangku SMA. Ia mengaku pernah bercita-cita menjadi Paskibraka, namun hanya berhasil sampai tingkat kecamatan.

“Itu cita-cita saya dulu. Saya hanya sampai tingkat kecamatan. Jadi kalau kalian sekarang sampai di tahap ini, berarti kalian sudah melampaui saya waktu SMA,” ujar Gubernur disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi Paskibraka saat ini dilakukan secara transparan dan profesional tanpa adanya praktik pilih kasih seperti masa lalu.

“Sekarang semuanya dipilih benar-benar melalui seleksi. Tidak ada lagi titipan atau pilih-pilih,” tegasnya.

Gubernur optimistis para peserta terpilih mampu memberikan hasil terbaik apabila terus berlatih dengan disiplin, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan pelatih selama masa persiapan.

“Saya yakin kalau kalian serius berlatih, mendengarkan pelatih, menjaga fisik dan sikap, kalian akan lulus dan sukses di Paskibraka 2026,” katanya.

Kepada para calon Paskibraka tingkat provinsi, Gubernur juga meminta mereka mempersiapkan diri untuk bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2026 bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Berlatihlah dengan baik karena selama satu tahun ke depan kalian akan bersama-sama dengan kami dalam berbagai kegiatan,” tutupnya.

Terkait jalannya seleksi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara, Johnny Alexander Suak menjelaskan proses seleksi tahun ini dilakukan sesuai mekanisme dan arahan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menurutnya, panitia pelaksana dipimpin Sekretaris Provinsi Sulut sebagai ketua panitia, sementara dirinya bertugas sebagai sekretaris panitia. Mekanisme tersebut merupakan tahun kedua diterapkan di Sulawesi Utara.

“Kami melakukan tujuh tahapan seleksi sesuai arahan peraturan BPIP. Dari proses itu kami mendapatkan lima terbaik, kemudian diajukan kepada Pak Gubernur untuk penilaian akhir atau pantukhir,” ujar Suak.

Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi tahun ini mendapat perhatian khusus karena turut dipantau dan dievaluasi langsung oleh pihak BPIP serta Sekretariat Militer Presiden.

“Hasil akhirnya, Pak Gubernur telah memilih tiga pasang untuk dikirim sebagai utusan Paskibraka Sulut ke nasional,” katanya.

Sementara itu, perwakilan BPIP, Henry Yulius Hutagaol, mengapresiasi pelaksanaan seleksi di Sulawesi Utara yang dinilai berjalan lancar hingga tahapan provinsi. *

^irvine ferrari

Pos terkait