7PMNEWS.ID, KALAWAT — Badan Gizi Nasional (BGN) menggulirkan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hotel Sentra, Kalawat, Minut, Jumat (8/5).
Momentum tersebut menjadi bagian percepatan dan evaluasi implementasi Program Strategis Nasional MBG di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.
Rakor dihadiri Wakil II BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI Dadang Hendrayudha, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulut Jemmy Ringkuangan.
Pembahasan fokus pada validasi data penerima manfaat dan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Menurut Sony Sonjaya, langkah awal yang harus dilakukan Satgas adalah validasi data.
“Berapa sebenarnya jumlah balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan peserta didik di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Dari situ nanti akan ditentukan kebutuhan jumlah SPPG,” ujarnya.
Ditambahkannya, mekanisme pengusulan SPPG untuk wilayah terpencil juga dibahas agar program menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Asisten II Jemmy Ringkuangan menjelaskan Pemprov Sulut menyambut positif MBG karena tidak hanya memenuhi gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pak Gubernur Yulius Selvanus dan Pak Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang juga Ketua Satgas Tingkat Provinsi menyampaikan terima kasih. Program ini sangat bermanfaat untuk memantau, mengevaluasi, serta menyebarluaskan manfaat makan bergizi gratis,” kata Jemmy.
Sebagai Sekretaris I Satgas MBG Provinsi Sulut, Jemmy berharap BGN memperkuat pola pangan daerah dan memanfaatkan SDM lokal dalam pelaksanaan program. Menurutnya, MBG berpotensi menciptakan efek ekonomi berantai mulai dari sektor pangan hingga penyerapan tenaga kerja. “Serapan tenaga kerja dari MBG ini sangat luar biasa. Ekonomi lokal bisa meningkat karena program ini memberikan penguatan ekonomi bagi pemerintah dan rakyat di Sulawesi Utara,” ujarnya.
Pemprov Sulut mengajak masyarakat menyiapkan potensi pangan lokal untuk mendukung keberlanjutan MBG sekaligus memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah. Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang difokuskan pada peningkatan kualitas gizi anak-anak dan generasi muda Indonesia. *
^kresno doot
