7PMNEWS.ID, TOMOHON-Jemaat GMIM Sion Tomohon Wilayah Tomohon Sentrum melaksanakan Ibadah Memaknai Malam Terakhir Tuhan Yesus Kristus bersama dengan Murid-murid-Nya dalam Ibadah Perjamuan Malam di Gedung Gereja Sion Kamis (2/4).
Khadim dalam ibadah ini adalah Pdt Engelbert Merentek. Pembacaan Alkitab diambil dari Lukas 22:14-23 dengan topik Perjamuan Paskah.
Pdt. Engelbert mengawali dengan menjelaskan peristiwa yang terjadi Kamis yaitu gempa skala 7,6 SR berpusat di lautan antara Sulawesi dan Halmahera terjadi pada pagi hari yang mengguncang dan dirasakan oleh seluruh penduduk di Kota Tomohon serta kematian anggota jemaat Remaja Steve Samau pada siang hari.
Saat gempa terjadi semua orang saat itu langsung mencari Tuhan mencari perlindungan pada Yang Maha Kuasa. Tetapi setelah gempa semua kembali pada aktivitas semula dan hanya sedikit keluarga dan pribadi yang berkumpul untuk berdoa bersama bersyukur karena Tuhan memelihara dan meluputkan dari bencana yang dapat terjadi.
Gempa dan peristiwa alam menjadi pengingat untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan fokus mencari Tuhan.
Merentek dalam khotbahnya menyatakan melalui pembacaan ini Tuhan Yesus merubah tradisi kegembiraan karena keluar dari tanah Mesir menjadi Perjamuan untuk menghayati dan memaknai kesengsaraan dan pengorbanan Yesus untuk menebus dosa umat manusia. Dalam perjamuan terakhir Yesus ada seorang pengkhianat yang akan menyerahkan Yesus walaupun telah melayani dan bersama-sama Yesus dalam perjalanan pelayananNya di bumi ini. Saat kita merayakan perjamuan Kudus dan tidak melibatkan Tuhan maka disitulah kita menjadi pengkhianat.
Mari kita merayakan perjamuan untuk mengingat kita adalah umat yang sangat dikasihi Tuhan.
Perjamuan Kudus diikuti oleh seluruh anggota jemaat yang hadir dipimpin langsung oleh Pendeta. Setelah perjamuan jemaat masuk dalam Refleksi Pembasuhan seraya meneladani Kristus yang mengajar kita untuk saling melayani satu sama lain. Wujud awal dalam melayani orang lain dengan memberi salam antar anggota jemaat Kau Sahabatku. *
^eric merentek





