Pengukuhan PSSI Mitra Keliru, Bisa Ditinjau Kembali

7PMNWS.ID, MANADO-Pengukuhan pengurus PSSI Mitra dan Persmitra oleh Bupati Ronald Kandoli, Senin (19/1) mulai dirundung masalah karena dinilai keliru dan dampaknya, bisa ditinjau kembali. Selain tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengukuhan, Bupati Ronald Kandoli ditunding mendapat laporan Asal Bapak Senang (ABS) sehingga melakukan blunder fatal tersebut.

Mantan Komite Banding PSSI Sulut, Marvil Budiman yang dihubungi Selasa (20/1) mengakui, pengukuhan pengurus PSSI Mitra dan Persmitra adalah langkah keliru. Konsekuensinya adalah akan ditinjau kembali pengukuhan tersebut, bahkan dibatalkan karena banyak menabrak ketentuan organisasi PSSI. ‘’Etikanya, mereka menyurat ke Plt PSSI Sulut sambil menunggu arahan dan surat terbaru perihal pelantikan atau penunjukan Ketua PSSI di Askab dan Askot sesuai Statuta 2025 yang telah disahkan pada Kongres PSSI Sulut awal November 2025 di Hotel Sentra Medika Minahasa Utara,’’ ujar Marvil.

Selain itu, menurutnya, juga merujuk ke surat penundaan semua kegiatan organisasi PSSI Provinsi Sulut dalam surat yang masuk 10 Desember 2025 sehingga mengakibatkan proses tahapan Komite Pemilihan/Komite Banding jelang Kongres Pemilihan PSSI Sulut tanggal 17 Desember 2025 tertunda.’’Apalagi, tertanggal 24 Desember 2025, PSSI resmi mengeluarkan SK Plt Ketua dan Sekretaris PSSI Sulut sehingga seluruh aktifitas sepakbola di Sulut dipending termasuk Liga 4.

Salah satu kekeliruan dari PSSI Mitra adalah, setelah melakukan koordinasi dengan Plt Sekretaris Sulut dan langsung melaksanakan pengukuhan. ‘’Seharusnya menunggu arahan lebih lanjut, dan menunggu Plt Ketua PSSI Sulut keluarkan surat terbaru, bukan langsung melakukan pengukuhan. Kan selain tidak dilakukan oleh Bupati harus juga ada perwakilan atau utusan PSSI disana,’’ lanjut Marvil.*

 

#pas m

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *