AKSI KLABAT, Informasi Satu Pintu,  Permudah Masyarakat Kawal Kinerja Pemerintahan

7PMNEWS.ID, AIRMADIDI-Bupati Minahasa Utara,  Dr Joune Ganda secara resmi meluncurkan Akselerasi Transformasi Keterbukaan Layanan Akses Informasi Berbasis Teknolog (AKSI KLABAT), satu dari delapan inovasi keren  yang digagas Dinas Kominfosan Minahasa Utara di Atrium Kantor Bupati Minut, Senin, 2 November 2026.

Tujuh program lainya adalah SIPERINTIS MINUT, SIKLABAT, Dewi Minut Memikat, SIGAP BANGUN MINUT, Dua Hasil Satu Lahan, SIFORSA MINUT, dan KILAT DESA.

Peluncuran Delapan Program Inovasi tersebut dirangkaikan dengan Sosialisasi Pengembangan Kompetisi Aparatur Sipili Negara (ASN) dari Pemkab Minut untuk terus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Hajatan  tersebut turut dihadiri para Asisten I, II dan III, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah (OPD) termasuk Kadis Kominfosan Styvi Watupongoh, kepala bagian, para camat serta Direktur RSUD Maria Walanda Maramis.

Kehadiran AKSI KLABAT difokuskan pada percepatan transformasi keterbukaan layanan dan akses informasi berbasis teknologi.

Inovasi ini mengembangkan satu portal data dan informasi pelayanan publik bagi masyarakat Minut, sehingga informasi pemerintahan dapat disajikan secara transparan, terkini dan mudah diakses.

Bupati Joune Ganda dalam sambutannya, menegaskan bahwa seluruh inovasi yang diluncurkan harus memiliki keberlanjutan dan tidak boleh berhenti sebatas pemenuhan persyaratan mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan.

Menurut Bupati, inovasi harus menjadi warisan positif atau legacy bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, sekaligus menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat daya saing daerah.

Joune Ganda mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah daerah, termasuk para asisten dan kepala perangkat daerah, melakukan evaluasi terhadap inovasi yang telah dihasilkan peserta PKN sebelumnya.

Ia tidak menginginkan program perubahan yang sudah dibuat hanya menjadi kegiatan seremonial, kemudian tidak dilanjutkan atau kehilangan relevansinya seiring perkembangan kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.

“Saya berharap inovasi yang dihasilkan ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan sebagai peserta PKN. Inovasi ini harus menjadi sebuah legacy, harus dilaksanakan dan terus dikembangkan. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap seluruh program inovasi yang sudah ada, termasuk inovasi dari peserta sebelumnya,” tegas Joune Ganda.

Bupati juga memberikan tantangan kepada para peserta agar mampu menunjukkan prestasi dan membawa nama Kabupaten Minahasa Utara pada tingkat nasional.

Putra Kaima itu mengingatkan bahwa standar dan target yang ditetapkan harus semakin meningkat. Jika sebelumnya capaian peserta masih berada pada jumlah yang terbatas, maka ke depan Minut harus mampu menempatkan lebih banyak inovasi dan peserta pada posisi terbaik.

Sebelumnya, Kadis Kominfosan Styvi Watupongoh menjelaskan AKSI KLABAT  diproyeksikan memiliki sejumlah fungsi strategis bagi tata kelola pemerintahan, antara lain:

1. Pusat Informasi Satu Pintu, menyediakan seluruh SOP dan prosedur layanan publik dari tiap instansi secara terpusat;

2. Transparansi Pemerintahan, mempermudah masyarakat mengawal kinerja pemerintah sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP);

3. Dukung e-Government, menjadi fondasi digitalisasi birokrasi yang lebih efisien;

4. Penangkal Hoaks, menjadi sumber rujukan resmi untuk memverifikasi isu atau informasi seputar pemerintahan daerah;

5. Ruang Partisipasi, akan dikembangkan menjadi platform interaktif untuk pengaduan dan aspirasi warga secara real-time. *

^irvine ferrari

Pos terkait