Sejarah Terukir Dari Perhelatan Honda DBL Sulut

7PMNEWS.ID, MANADO-Honda Developmental Basketball League –sebelumnya bernama DetEksi Basketball League—layak masuk catatan sejarah dunia olahraga di Sulawesi Utara sebagai cabang paling konsisten tanpa henti menggelar turnamen setiap tahun.

Honda DBL yang untuk edisi 2026 mengusung lebel, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi ternyata rutin digelar tanpa putus sejak tahun 2008.

Fenomena itu sontak membuat terkejut Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI (Purn) B Jerry Waleleng saat hadir dan membaur bersama insan basket pelajar dalam Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 North Sulawesi di GOR Politeknik Negeri Manado, Kamis, 16 Oktober 2026.

Nuansa pun, menurutnya, sama sekali  tidak berubah yaitu, seru, heboh, duel di lapangan super sengit, manajemen kepanitiaan rapi, menegangkan dan profesional.

Jerry Waleleng pun optimis, basket Sulut berada di rel yang benar sehingga wajar kini  berada di deretan atas tim basket di tanah air.

Opening Party, menurut Afryanto Buka, dirigen utama dibalik guliran DBL menjadi pembuka dari seluruh rangkaian event basket pelajar terbesar di Sulut yang juga serentak menghentak 31 kota dan 22 provinsi di Indonesia.

DBL Manado 2026 sendiri akan berlangsung 16 Oktober hingga 22 Oktober. ‘’Ada 34 tim sekolah, dari sektor putra dan putri, yang akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara,’’ ujar Sekretaris Perbasi Manado itu.

Jerry Waleleng memberikan atensi dan mengapresiasi gelaran Liga Basket DBL yang konsisten diselenggarakan. Apalagi DBL sudah digelar belasan tahun itu memberi kontribusi besar lewat kehadiran student-athlete berbakat bahkan ada beberapa masuk dalam skuad DBL Indonesia All-Star. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang berhasil menjadi pemain profesional.

“Saya harap DBL terus dilaksanakan. Karena saya kira luar biasa. Kejuaraan DBL ini, akan terus bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi,” ungkap Waleleng.

Tidak lupa, Jerry Waleleng juga berpesan kepada para peserta untuk menjaga sportivitas dalam bertanding. “Menang kalah itu biasa, untuk itu jaga sportivitas. Yang kalah evaluasi dan yang menang terus latihan,” pesannya. *

^irvine ferrari

Pos terkait