Bupati Joune Ganda Raih Penghargaan ICC, Apresiasi Buat Minut Dalam Pengembangan Komunitas Kelapa

7PMNEWS.ID, MANADO– Totalitas dan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dalam memperkuat komoditas kelapa mendapat apresiasi dan pengakuan dunia internasional.

Bupati Minut, Joune Ganda, menerima penghargaan dari International Coconut Community (ICC) dalam momen akbar peringatan World Coconut Day 2026 yang berlangsung di Courtyard by Marriot Mnado, Kamis, 8 Oktober 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas kontribusi Minahasa Utara dalam pengembangan komoditas kelapa, terutama melalui program pembibitan, peremajaan tanaman serta upaya memperkuat sektor kelapa di daerah.
Joune Ganda mengaku penghargaan tersebut menjadi kejutan sekaligus kebanggaan.

“Apresiasi dari ICC menunjukkan bahwa berbagai langkah yang dilakukan Minahasa Utara mulai mendapat perhatian di tingkat internasional,” kata Joune Ganda.

Menurutnya, salah satu perhatian ICC tertuju pada upaya Minahasa Utara dalam menjaga keberlanjutan tanaman kelapa melalui program peremajaan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat banyak tanaman kelapa yang telah berusia tua dan membutuhkan penggantian dengan bibit maupun varietas yang memiliki produktivitas lebih baik.

Sekjen Apkasi itu juga mengungkapkan, Minahasa Utara memiliki peran dalam pengembangan varietas kelapa. Sebelumnya, ia menyebut daerah tersebut juga mendapat apresiasi pemerintah pusat terkait penemuan varietas baru kelapa.

“Pak Presiden beberapa waktu lalu memberikan mengenai adanya penemuan varietas baru terhadap salah satu varietas kelapa,” ujarnya.

Selain peremajaan, sektor pembibitan menjadi kekuatan lain yang terus dikembangkan. Minahasa Utara kini menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam penyediaan bibit tanaman kelapa.

Menurutnya, keberadaan sentra pembibitan tersebut menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian ICC. Pembibitan ini menjadi atensi, karena di Minahasa Utara ini menjadi sentral untuk pembibitan tanaman kelapa.

“Penghargaan tersebut bukan sekadar capaian pemerintah daerah. Lebih dari itu, apresiasi ICC menjadi pengakuan terhadap potensi Minahasa Utara sebagai salah satu daerah penting penghasil kelapa di Sulawesi Utara,” tuturnya.

Minahasa Utara tercatat sebagai salah satu sentra produksi kelapa terbesar di Sulawesi Utara. Potensi tersebut kini mulai diarahkan tidak hanya pada produksi bahan mentah, tetapi juga pengembangan industri hilir.

Pemerintah daerah terus mendorong agar komoditas kelapa memiliki nilai tambah lebih tinggi melalui penguatan hilirisasi. Dengan begitu, manfaat ekonomi tidak berhenti pada hasil kebun, tetapi dapat dirasakan lebih luas oleh petani dan pelaku usaha.

Joune Ganda mengatakan perhatian ICC dan pemerintah pusat terhadap komoditas kelapa harus menjadi energi baru bagi daerah untuk mempercepat berbagai program pengembangan kelapa.

Apalagi, dalam World Coconut Day 2026, pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya penguatan sektor kelapa dari hulu hingga hilir.

Ke depan, Pemkab Minut akan terus memperkuat sejumlah aspek strategis, mulai dari penyediaan bibit unggul, peremajaan tanaman, peningkatan produktivitas hingga pengembangan industri pengolahan.

Bagi Joune Ganda, penghargaan dari ICC harus menjadi pemacu agar Minahasa Utara tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil kelapa, tetapi juga mampu menjadi daerah yang berperan dalam pengembangan dan hilirisasi komoditas kelapa. *

^irvine ferrari

Pos terkait