KKP Kucurkan Rp25 Miliar Bangun Kampung Nelayan di Minut, Lobi Bupati Manjur

7PMNEWS.ID, AIRMADIDI-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  lewat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap meluncurkan anggaran dengan bandrol Rp25 Miliar untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Minahasa Utara.

Proyek prioritas Presiden Prabowo Subianto itu tersebar di Kecamatan yakni Kema, Likupang Timur dan Likupang Barat dan terpusat di Lima Desa yaitu Kema III, Bulutui, Gangga II, Kampung Ambong, dan Kahuku.

Luncuran proyek prestisius itu juga tidak lepas dari lobi tingkat tinggi yang dilakukan oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Tanah Tonsea.

Turunnya proyek tersebut disambut suka cita oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, Jack Paruntu lewat perjuangan Bupati Joune Ganda.

“Proyek Kampung Nelayan ini, berupa pembangunan sejumlah objek vital dalam menunjang peningkatan kesejahteraan para nelayan di antaranya ; Tambatan Perahu, Gudang Beku, Pabrik Es, serta Area docking perahu dan nantinya pengelolaan “Kampung Nelayan” akan terintegrasi dengan pengembangan pariwisata wilayah pesisir,” ungkap Kadis Jack Paruntu.

Menurutnya, konsep Bupati Joune Ganda untuk memadukan pengelolaan perikanan dengan pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu upaya tak kenal lelah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

“Pak Bupati ingin agar desa wisata yang sudah eksis saat ini seperti Budo, Darunu, Palaes dan beberapa desa lainnya, boleh semakin dikembangkan sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan pesisir dan laut, tetapi juga dapat mengenal secara langsung kehidupan nelayan, proses penangkapan ikan, hingga pengolahan hasil laut,” tuturnya.

Lewat pendekatan berbasis komunitas, Bupati berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan sebagai pelaku utama dalam pengelolaan hasil laut serta kawasan wisata.

“Konsep ini pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan kawasan pesisir yang produktif, tertata, dan berdaya saing, dengan tetap mempertahankan karakter kampung nelayan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat lewat pengembangan UMKM, yang tentu juga berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih,” tutupnya. *

^irvine ferrari

Pos terkait