Topang 15 Program Aksi Kemenimipas, LPP Manado Gencarkan Budidaya Labu Madu dan Penanaman Daun Kale

7PMNEWS.ID, TOMOHON–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado terus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan Lapas untuk kegiatan budidaya labu madu dan penanaman daun kale yang telah berhasil dipanen.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus membekali WBP dengan keterampilan di bidang pertanian.

Pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam mendorong penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Pemanfaatan lahan yang tersedia di Lapas tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan kemandirian yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan bagi WBP.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, turut mendorong pengembangan kegiatan produktif yang melibatkan WBP secara langsungDalam pelaksanaannya, WBP berpartisipasi dalam berbagai tahapan kegiatan pertanian, mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga pemanenan daun kale. Keterlibatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan kerja sama.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Patta Helena, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi WBP.

Kegiatan budidaya labu madu dan panen daun kale menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas dapat memberikan manfaat bagi ketahanan pangan sekaligus mendukung proses pembinaan WBP.

Dengan terus mengembangkan kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan, Lapas Perempuan Kelas IIB Manado berkomitmen menciptakan ruang pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesiapan WBP untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.*

^eric merentek

Pos terkait