7PMNEWS, GORONTALO-Aksi siswa siswi SMP Negeri 4 Touluaan Kecamatan Silian Raya yang membawa nama SpenFOUR_T Soputan Marching Band tidak dapat terbendung saat tampil dalam ajang kompetisi Gorontalo Marching Band Championship (GMBC) 2026 memperebutkan Piala Walikota Gorontalo Adhan Danbea di Gelanggang Olahraga (GOR) Nani Wartabone Kota Gorontalo, Minggu, 20 September 2026.
Tidak tanggung-tanggung SpenFOUR_T Soputan Marching Band langsung mengalahkan peserta tuan rumah termasuk juara bertahan FYBI dalam kejuaraan tersebut dengan meraih 15 penghargaan dan langsung menyabet juara umum di dua kelas berbeda yakni Kelas Konser FYBI dan Kelas Festival.
Kepala Sekolah Negeri 4 Touluaan, Ninie Kindangen SPd dibuat bangga dengan prestasi siswa siswinya yang baru pertama kalinya mengikuti kontes bergengsi tersebut.
“Terima kasih kepada siswa siswi, peserta lomba, Pengurus Komite Sekolah, para sponsor yang tidak dapat disebutkan satu persatu juga dukungan semangat orang tua dan warga Silian Raya sehingga SMP Negeri 4 Touluaan boleh mengikuti ajang ini dan memperoleh prestasi gemilang ini,” ujar Kindangen.
Demikian juga Ketua Komite SMP Negeri 4 Touluaan Benny Wanga tidak kalah bangganya melihat keberhasilan anak-anak sehingga meraih sukses seperti ini.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan moril dan materi semua orang tua siswa sekolah ini sehingga kami bisa membawa mereka untuk mengikuti lomba dan kami pulang membawa hasilnya sebagai juara,” ujar Wanga.
Para guru, komite sekolah serta siswa siswi juga berterima kasih kepada coach juga guru seni musik sekolah Rully Anggoronggang yang sudah membimbing SpenFOUR_T Soputan Marching Band agar boleh meraih penghargaan yang membanggakan itu.
Yang menarik dalam kompetisi Gorontalo Marching Band Championship (GMBC) 2026 ini, salah satu juri adalah Presiden AMBC Asian Marching Band Confederation, yaitu sebuah organisasi nirlaba tingkat Asia yang didirikan untuk mengembangkan seni musik dan marching band dan salah satu jurinya adalah President AMBC yang menjadi juri Musik Analis Sehat Kurniawan Saiman dan yang menjadi juri Analis Musik Perkusi salah satu master perkusi Indonesia Sahrul atau biasa di sapa Ka’ Chaul.
^devon pondaag
