Corry Angelica Waleleng Pulang Kampung Untuk  Angkat Potensi   Budaya    Sulut 

7PMNEWS.ID, MANADO-Corry Angelica Waleleng. Sosoknya memang belum banyak dikenal khayalak ramai  di Sulawesi Utara. Maklum saja, masa kecil dan remajanya banyak dihabiskan dengan melanglang buana keliling nusantara, berpindah tempat dari satu daerah ke daerah lain karena panggilan tugas ayahnya, Brigjen (Purn) B Jerry Waleleng sebagai elemen Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Masa kecilnya banyak dihabiskan di Tanah Papua dan Papua Barat, juga di Sulawesi Selatan dan NTT serta Timor-Timur.

Besar di lingkungan pergaulan militer yang penuh disiplin serta dunia intelijen ketika sang ayah Jerry Waleleng menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Papua Barat seakan menempa keseharian Angel –sapaan akrab Corry Angelina – sebagai remaja kuat, tahan banting dan mandiri.

Kini setelah sang ayah pensiun dari dunia militer dengan jabatan terakhir sebagai Direktur di Badan Intelijen Negara (BIN) Jakarta, Jerry Waleleng pulang kampung karena merasa terpanggil untuk membangun daerah tercinta, Sulawesi Utara.

Sebagai sahabat karib Gubernur Yulius Selvanus yang sama-sama jebolan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan lama berdinas bersama di medan konflik Papua, Jerry Waleleng memboyong keluarganya untuk kembali ke Manado dan kini mengemban misi khusus, mengembalikan kejayaan dunia olahraga Sulut sebagai Ketua Umum KONI Sulut. Jerry Waleleng juga dipercayakan menjadi Ketua DPD Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Sulawesi Utara. Angel yang juga Ketua Teman Prabowo Sedunia (TPS) Youth itu pun ikut pulang kampung bersama ibunya, Dra Conny Runtuwene, MTh. Wanita kelahiran Jakarta, 5 Maret 1995 pun seperti kedua orang tuanya, ingin memberikan sesuatu di tanah leluhurnya lewat sebuah pengabdian yang tulus.

Kakak dari Gabriela Maria Waleleng yang berprofesi sebagai pengacara di Jakarta kembali ke Bumi Nyiur Melambai dengan menyandang gelar mentereng dari disiplin ilmu dicapainya.

Angel adalah jebolan S1 dari Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan Magister di Manchester, Inggris, Master of Science in International Development dari The University of Manchester, United Kingdom. Kini dua gelar bergengsi melekat padanya, S.I.P dan MSc.

Rentetan disiplin ilmu yang komplit serta banyak terlibat di forum internasional hingga PBB, khususnya dalam pengembangan global membuat jebolan SMA Negeri 39 Jakarta itu, ingin memberikan sesuatu yang berharga untuk daerah tercinta. Keterlibatan awal dari Angel adalah mengangkat spirit kebudayaan lokal.

Kini menyandang Ketua Ikatan Nyong Noni Kebudayaan Sulawesi Utara yang belum lama sukses menggelar Pemilihan Nyong Noni Kebudayaan Sulut yang berlangsung heboh. Kebudayaan Sulut perlahan mulai terangkat dengan kehadiran dan totalitas keterlibatan langsung Angel Waleleng. Kini perlahan tapi pasti, Angel mulai menyita perhatian. Gebrakan nya mulai nyata untuk Sulut. Hajatan bergengsi lainnya kerap bersinggungan padanya.

“Ini merupakan bentuk eksistensi saya untuk mempraktikkan apa yang saya dapatkan, baik dari perkuliahan maupun dari pengalaman hidup saya selama berkecimpung di PBB. Harapan saya, Sulut dan Manado ke depan bisa menjadi lebih baik. Dengan pengalaman yang saya punya, saya berharap bisa menyumbangkan pikiran dan praktik nyata yang positif bagi pemerintah dan masyarakat,” tuturnya bersemangat.

Keaktifan Angel Waleleng di pentas global dan lokal menjadi inspirasi tersendiri, terutama bagi generasi muda Sulawesi Utara. Ia membuktikan bahwa dengan pendidikan, komitmen, dan kecintaan pada daerah, seorang anak bangsa dapat membawa perubahan nyata, dari panggung global hingga ke akar budaya lokal.

“Menjadi milenial bukan berarti meninggalkan identitas budaya. Justru kita punya tanggung jawab untuk membawanya ke pentas dunia,” ujar Angel yang juga Managing Director North Sulawesi Investment Group (NSIG) yang bergerak memperkuat ekosistem investasi di Sulawesi Utara (Sulut) dan Kawasan Indonesia Timur.

Angel telah memulai, kehadiran wanita enerjik dan bersahaja itu telah memberikan pesan, siap mengguncang panggung Sulawesi Utara. *

^pas m

Pos terkait