7PMNEWS.ID, TONDANO-Bertempat di Rudis Wakil Bupati, Kelurahan Sasaran, Tondano Utara, jajaran petinggi Pemkab Minahasa menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, Wabup Vanda Sarundajang, Selasa (11/8).
Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP. bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE. serta Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si hadir dalam Ibadah yang dipimpin oleh Gembala Teddy Batasina, STh, Ketua Pucuk Pimpinan KGPM.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang yang berbahagia menjadikan momentum pertambahan usia ke-52 sebagai media refleksi dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidupnya.
Dalam kesaksiannya, Vanda mengatakan, pertambahan usia bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk kembali merenungkan berbagai berkat dan pencapaian yang telah dilalui dalam perjalanan kehidupannya.
Putri tertua Gubernur Sulut Dua Periode SH Sarundajang menyampaikan rasa syukur karena hingga usia 52 tahun, dirinya masih merasakan penyertaan Tuhan dalam berbagai fase kehidupan.
Vanda Sarundajang juga merefleksikan bahwa usia manusia memiliki batas yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta. Namun, kasih Tuhan diyakininya mampu melampaui segala zaman.
Dalam refleksinya, Vanda menyadari bahwa penyertaan Tuhan dalam kehidupannya merupakan sesuatu yang sempurna dan patut disyukuri.
“Saya sangat menyadari mengalami bahwa memang rancangan Tuhan penuh damai. Inilah yang membuat pribadi saya tak henti-hentinya bersyukur kepada-Nya, ” ujarnya.
Selain bersyukur atas penyertaan Tuhan, Vanda juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dilahirkan dan dibesarkan di tengah keluarga yang menerapkan kedisiplinan dalam berbagai aspek kehidupan.
Bagi Vanda, keluarga dan kerabat memiliki tempat penting dalam perjalanan hidupnya.
Dukungan serta nilai-nilai yang diperoleh sejak kecil menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses kehidupannya hingga saat ini.
Pada momentum pertambahan usianya, Vanda juga mengenang sosok ayahnya, almarhum Sinyo Harry Sarundajang, yang dinilainya memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan dan kariernya.
“Papa adalah sosok panutan di tengah keluarga. Ia akan selalu menjadi inspirasi bagi saya dan keluarga,” harapnya.
Refleksi tersebut menjadi bagian dari rasa syukur Vanda Sarundajang dalam menyambut usia ke-42. Baginya, pertambahan usia bukan hanya tentang bertambahnya waktu, tetapi juga kesempatan untuk semakin menghargai penyertaan Tuhan, keluarga, dan orang-orang yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. *
^eric merentek
