7PMNEWS.ID, MANADO-Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir (PB Pertina) tidak merestui pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) Pertina Sulut yang digelar di Gedung DPRD Sulut, Rabu (6/5).
“Musprov Pertina Sulut yang dilaksanakan di Kantor DPRD Sulut itu ilegal. PP Pertina tegas, sama sekali tidak mengakui, dan dianggap tidak sah,” tegas Ketua Bidang Media dan Marketing PP Pertina, Laurens Tirayoh.
Dihubungi Kamis (28/5) Loleng –sapaan akrab Promotor Tinju Internasional itu menjelaskan PP Pertina memiliki alasan krusial dibalik tidak mengakui pelaksanaan Musprov Pengprov Pertina Sulut dan hingga saat ini masih mengakui kepengurusan Andi Silangen sebagai ketua sambil menunggu keputusan dari PP Pertina.
Menurutnya, Pengprov Pertina Sulut belum bisa melaksanakan Musprov, karena harus melalui Plt dulu sambil mempersiapkan segala sesuatu sesuai ketentuan.
“Prosedurnya sampe tanggal 30 Mei ini kase kelar masa berakhir baru menyurat ke Pusat bahwa akan melaksanakan Musprov untuk pemilihan ketua baru. Sehingga mohon petunjuk dan arahan. Anehnya, mereka sudah bentuk tim penjaringan langsung melaksanakan tanpa komunikasi dengan pusat sehingga dianggap blunder, ” ujar Loleng.
Tanda-tanda guliran Musprov akan ‘bermasalah’ terindikasi dengan ketidakhadiran perwakilan KONI Sulut di arena Musprov.
Sedangkan kehadiran Christian Yokung dalam Musprov adalah undangan sebaga Staf Khusus Gubernur, bukan kapasitas sebagai Wakil Ketua II KONI Sulut.
Sementara Sekretaris Pengprov Pertina Sulut, Maikel Lukas yang dihubungi terpisah menjelaskan bahwa pihaknya telah menempuh berbagai prosedur organisasi dalam melaksanakan Musprov termasuk berkomunikasi dengan PP Pertina.
“Bahkan, arahan PP Pertina, akan ada perwakilan PP Pertina di Manado yang akan menghadiri Musprov. Dan pada kenyataaannya hingga Musprov tuntas, tidak ada utusan pusat yang hadir,” ungkapnya.
Selain itu, menurutnya, Hendra Jacob yang terpilih sebagai ketua telah menghubungi langsung Ketua PP Pertina, Hillary Brigita Lasut menyampaikan pelaksanaan Musprov dan secara lisan telah mengetahui.
Diakuinya, di pelaksanaan Musprov, telah dihadiri 9 dari 12 Pengurus Cabang dengan memegang mandat.
“Kami melaksanakan Musprov karena menjelang berakhirnya kepengurusan 30 Mei. Sehingga kepedulian dari Pak Andi Silangen untuk mempersiapkan pelaksanaan Musprov tentu perlu diapresiasi,” tambahnya.
Maikel Lukas berharap, permasalahan Musprov bisa diselesaikan dengan baik untuk kemajuan tinju amatir di Sulawesi Utara.
Di bagian lain, Hendra Jacob yang terpilih secara aklamasih berjanji akan merangkul semua komunitas tinju amatir di Sulut termasuk dengan Ketua PP Pertina HBL.
“Kami akan berkomunikasi dengan HBL untuk menentukan arah tinju Sulut dan juga penyusunan pengurus,” tutur HJ.*
*pas m
