PGI Papua Makin Tangguh di Usia  41, Suarakan Sikap Kritis Iman dan Pastoral

7PMNEWS.ID, MERAUKE-Kemeriahan acara HUT ke-41 GPI Papua diwarnai momentum anyar, Wisuda Angkatan I Sekolah Lansia Klasis GPI Papua dibawah sorotan tema; Gereja Tangguh, Umat Tangguh, Menghadirkan Kristus di Tengah Dunia,  bertempat di Gedung Gereja GPI Petra Muli, Merauke, Papua Selatan, Senin (25/5)

Bupati Merauke Yoseph Bladip Gebze, SH, LLM dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada segenap Pimpinan dan Anggota Majelis Pekerja Sinode GPI Papua, serta tamu undangan yang hadir antara lain Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Sarles Brabar, Warek II Universitas Musamus, Dr. Yenni Pasaribu serta para wisudawan wisudawati

Bupati Merauke memberikan apresiasi kepada Pimpinan dan Jemaat GPI Papua Petra Muli Merauke, dimana bisa diberikan kesempatan oleh Tuhan merayakan ulang tahun bersama.

Yoseph Gebze mengatakan, lembaga gereja sangat luar biasa memberikan ruang kepada para lansia untuk melaksanakan wisuda, hal ini dapat memberikan motivasi bagi anak cucu.

Anggota Majelis Pekerja Sinode (MPS) GPI Papua, Olvi Mandala dalam sambutannya mewakili Majelis Pekerja Sinode mengatakan semua diajak untuk merefleksikan hakikat panggilan.

“Menghadirkan Kristus ditengah dunia untuk berbela rasa, berakar dalam Firman-Nya, berdiri tegak sebagai saksi keadilan dan perdamaian di atas Tanah Papua, ” terang Olvi.

Melalui momentum HUT GPI Ke 41, GPI menyatakan sikap iman dan pastoral, antara lain, gereja berpihak pada keadilan dan korban, GPI menolak pendekatan sekuritisasi dan militerisme, GPI Papua mengimbau kepada pemerintah dan investor untuk menghentikan kekuatan aparat yang intimidatif dalam proses pembukaan lahan.

GPI Papua mendesak untuk melakukan pendekatan dialog yang setara (FPIC) dengan makna memberikan persetujuan tanpa paksaan.

GPI Papua mendorong pemberdayaan jemaat lokal, pelayan jemaat harus mendampingi umat terutama dikampung-kampung terdampak pembukaan lahan.

Membuka pintu gereja sebagai ruang aman bagi umat untuk berkonsolidasi, konseling berdoa bahkan mencari keadilan.

Selanjutnya GPI Papua mengingatkan pemerintah sejatinya harus menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga hak hidup manusia. Gereja yang tangguh adalah gereja yang berani bersuara ketika mandat ekologis ketika dari Allah dirusak atas nama kesejahteraan masyarakat dan keserakahan ekonomi.*

^winona

Pos terkait