7PMNEWS.ID, MANADO— Nuansa keharuan, panjatan doa dan penuh harapan menyelimuti Bandara Sam Ratulangi, Sabtu pagi (2/5) saat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Tahun 1447 Hijriah menuju embarkasi Balikpapan untuk selanjutnya bertolak ke Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan dalam dua gelombang penerbangan. Gelombang pertama berlangsung pukul 06.00 Wita untuk Flight 1, disusul gelombang kedua pada pukul 10.30 Wita untuk Flight 2. Gubernur Yulius Selvanus hadir langsung di Bandara untuk melepas keberangkatan didampingi Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi.
Kehadiran gubernur menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah. Dalam suasana penuh kekhidmatan, para jemaah dilepas dengan iringan doa serta dukungan moril dari keluarga dan jajaran pemerintah yang turut hadir.
Momentum keberangkatan ini tidak hanya menjadi perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna. Ibadah haji disebut sebagai panggilan suci yang harus dijalani dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, melalui sinergi bersama Kementerian Haji dan Umrah, terus berupaya memberikan pelayanan optimal mulai dari tahap persiapan hingga pemberangkatan. Kehadiran langsung gubernur menjadi simbol bahwa negara hadir mengawal dan mendoakan para tamu Allah.
Dalam pesannya, Gubernur Yulius mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, dan tetap fokus dalam beribadah.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Jaga kesehatan, jaga kebersamaan, dan fokus beribadah. Pulanglah sebagai haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi Sulawesi Utara,” ujar Yulius.
Di balik keberangkatan ini, tersimpan pesan pengabdian. Para jemaah menjadi representasi masyarakat Sulawesi Utara yang membawa doa, tidak hanya untuk diri dan keluarga, tetapi juga bagi daerah dan bangsa.
Keberangkatan Jemaah Haji 1447 Hijriah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar selalu diiringi doa. Dari Bumi Nyiur Melambai, doa-doa tersebut mengalir bersama langkah para jemaah menuju Tanah Suci, menguatkan harapan akan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemprov Sulut, di antaranya Kadiskop dan UMKM Tahlis Gallang, Kadis Kominfo Zainudin Hilimi, Karo Pembangunan Lukman Lapadengan, serta Kadispora Audy Pangemanan. *
^kresno doot
