7PMNEWS.ID, MANADO-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (9/4).
Forum strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan arah pembangunan pusat dan daerah guna merumuskan masa depan Sulawesi Utara yang lebih maju.
Visi Transformasi dan Keberlanjutan
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan titik krusial sebagai tahun ketiga periode kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH. Pembangunan tahun tersebut mengusung tema “Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
Gubernur memaparkan delapan misi utama yang menjadi komitmen pemerintah, mencakup pemberantasan KKN dan Narkoba, peningkatan kualitas SDM, pembangunan ekonomi, penguatan daya saing internasional, hingga ketahanan pangan, energi, dan air yang berkelanjutan.
Menghadapi Tantangan Global dan Nasional
Sulawesi Utara tidak menutup mata terhadap dinamika luar. Perencanaan tahun 2027 disusun dengan mempertimbangkan isu strategis seperti:
Tantangan Global: Perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian geopolitik global.
Tantangan Nasional: Ketimpangan struktur ekonomi antara kawasan Timur dan Barat serta mitigasi bencana yang masif.
Isu Daerah: Penataan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan target ambisius pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 8% di tahun 2029.
Dinamika Fiskal dan Strategi Pendanaan
Mencermati kondisi keuangan daerah, Gubernur mengungkapkan adanya dinamika signifikan di mana ruang fiskal diprediksi semakin terbatas akibat penurunan pendapatan dan peralihan pembiayaan dari surplus menjadi defisit pada periode 2025-2027.
“Ke depan, diperlukan langkah strategis penguatan pendapatan daerah dan peningkatan kualitas belanja yang lebih efisien dan terfokus,” tegas Gubernur. Yulius Selvanus juga mendorong pemanfaatan alternatif pendanaan lain seperti dana CSR, skema KPBU, dan dana hibah untuk mendukung pembangunan.
Target Indikator Kinerja Utama
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menetapkan target makro yang optimis untuk tahun 2027, di antaranya:
Pertumbuhan Ekonomi: Target sebesar 6,7 – 7,7%.
Penurunan Kemiskinan: Ditargetkan turun ke angka 5,02 – 5,42%.
Indeks Pembangunan Manusia: Nilai survei integritas KPK ditargetkan mencapai angka 80.
Lingkungan Hidup: Penurunan emisi Gas Rumah Kaca ditargetkan sebesar 61,78.
Sinergitas dan Kolaborasi
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait. Kehadiran para pimpinan pusat ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas dalam mengawal proyek strategis nasional di Bumi Nyiur Melambai.
Gubernur menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan sinkronisasi program agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara merata. *
^kresno doot





