Bupati Pnt Joune Ganda Ikut Ibadah Perjamuan Kudus di Gereja GMIM Imanuel Kaima

7PMNEWS.ID,Minahasa Utara-Bupati Minahasa Utara, Pnt Joune James Esau Ganda menghadiri Ibadah Perjamuan Kudus dalam rangka memperingati kisah sengsara serta pengorbanan Yesus Kristus. Di momen religius itu, Bupati Joune Ganda menjalankan tugas pelayanan sebagai Pelayan Khusus di GMIM Imanuel Kaima, Wilayah Minawerot, Kauditan, Jumat (3/4).

Bacaan Lainnya

Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung, dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Immanuel Kaima, Wilayah Minawerot, Pendeta (Pdt) Nova Angelin Lumi, M.T didampingi Pendeta Pelayanan.

Bupati Minut Pnt Dr Joune Ganda juga merupakan Ketua Komisi Pelayanan Remaja (KPR) dan Wakil Ketua BPMJ GMIM Immanuel Kaima.

Menggunakan setelan jas warna hitam dan memakai stola warna putih, Pnt Joune nampak melayani jemaat yang duduk di meja perjamuan berbentuk Kayu Salib.

Dihias dengan kain dominan warna putih di kain hitam bentuk Kayu Salib.

Joune Ganda dalam pelayanan Remaja GMIM, melaksanakan tugas pelayanan membawa tempat roti dan anggur untuk jemaat di meja perjamuan

“Kiranya makna Jumat Agung membawa damai dan pembaharuan iman bagi kita semua. Selamat menghayati Jumat Agung,” demikian pesan religius Bupati Joune Ganda.

Prosesi Perjamuan Kudus berlangsung khidmat dimana meja perjamuan dibentangkan dan jemaat duduk. Sekjen Apkasi itu dipercayakan membagikan roti yang telah disiapkan kepada para jemaat. Nuansa perjalanan kisah sengsara Yesus Kristus begitu terasa dan memberikan makna mendalam buat seluruh jemaat yang hadir.

Di bagian lain, Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, SH, MH, turut menyampaikan pesan damai dan pengharapan bagi seluruh masyarakat Minahasa Utara. Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa momen Jumat Agung bukanlah sekadar kesedihan atas sengsara, tetapi sebuah pintu menuju pemaknaan baru tentang kasih yang tanpa syarat.

“Jumat Agung adalah momen penting bagi umat Kristiani untuk mengenang pengorbanan Yesus Kristus demi keselamatan umat manusia. Semoga nilai pengorbanan, kasih, dan pengampunan yang terkandung dalam hari ini dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda dengan penuh haru.

Sementara itu, Wakil Bupati Kevin Lotulung menambahkan bahwa semangat Jumat Agung harus menjadi fondasi moral dalam membangun Minahasa Utara yang lebih baik. “Semangat Jumat Agung harus menjadi fondasi kita dalam membangun Minahasa Utara yang lebih harmonis, damai, dan sejahtera. Mari jadikan pengorbanan sebagai inspirasi untuk saling mengasihi dan mengutamakan kepentingan bersama,” tutur Wabup. *

 

^irvine ferrari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *