7PMNEWS.ID, MANADO— Ibadah Minggu di GPdI Efrat Wenang Permai 2 berlangsung penuh sukacita dibalut penguatan iman yang menyentuh. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Jhon Pangalila ini menekankan pentingnya memiliki sukacita yang sejati, yang bersumber dari Tuhan dan tidak bergantung pada situasi maupun kondisi.Dalam khotbahnya, Pdt. Jhon mengangkat firman Tuhan dari Wahyu 17:14 dengan tema “Dipanggil, Dipilih, dan Setia.”
Ia mengingatkan jemaat bahwa kehidupan orang percaya tidak berhenti hanya pada panggilan dan pemilihan, tetapi harus dibuktikan melalui kesetiaan hingga akhir.
Ia juga mencontohkan kehidupan Yusuf sebagai sosok yang menunjukkan kesetiaan luar biasa kepada Tuhan. Meski menghadapi berbagai tantangan dan penderitaan, Yusuf tetap teguh dalam imannya dan membuktikan pelayanannya kepada Allah.
“Tuhan bisa memakai siapa saja tanpa memandang latar belakang, selama hidupnya bersedia dipakai untuk maksud dan tujuan-Nya,” ujar Pdt. Jhon dalam pesannya.
Lebih lanjut, jemaat diajak untuk menjadi pribadi yang sungguh-sungguh dibangun dalam Tuhan. Tidak hanya merasa cukup sebagai orang yang dipanggil dan dipilih, tetapi terus berjuang menjaga iman dan kesetiaan sampai kedatangan Tuhan.
Ibadah ini juga menjadi momentum bagi jemaat untuk memperbarui komitmen dalam mengiring Tuhan. Pesan penutup yang disampaikan menegaskan bahwa hal yang Tuhan kehendaki dari setiap orang percaya adalah kesetiaan.
“Mari kita berpacu dalam pengiringan kepada Tuhan. Berikanlah kepada Tuhan apa yang Dia mau, yaitu setia—setia sampai mati,” tutup Pdt. Jhon.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh antusias, dengan jemaat yang hadir merespons firman Tuhan dengan hati yang rindu untuk semakin hidup dalam kesetiaan. *
^kresno doot
