7PMNEWS.ID, MANADO-Di tengah cuaca pagi yang cerah, mewarnai pelaksanaan momen sakral religius, Sholat Ied di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Sabtu (21/3). Dalam nuansa Idul Fitri itu, Gubernur Yulius Selvanus hadir membaur bersama-sama ribuan umat Muslim dalam khidmat Sholat Ied 1 Syawal 1447 Hijriah. Gubernur tidak sendiri, tampak hadir bersama, Plt Sekprov Sulut, Deny Mangala dan Komisaris Utama BSG, GSV Lumentut.
Dalam sambutan, Gubernur Yulius Selvanus menjelaskan nuansa Idul Fitri sebagai momen penuh kebahagiaan setelah sebulan lamanya umat Muslim di Sulawesi Utara menjalani ibadah puasa.
Di awal sambutannya, Gubernur menyinggung tentang pelaksanaan Pawai Karnaval Takbiran yang dilepasnya di Lobi Kantor Gubernur, Jumat malam.
Gubernur mengungkapkan bahwa jumlah peserta mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Yang laporannya cuma 300, ternyata ribuan, nampaknya tahun ini peserta konvoi takbir akbar meningkat 2-3 kali lipat,” ujarnya.
Juga soal arus mudik yang naik signifikan. Menurutnya, jumlah warga yang pulang kampung naik sekitar 55 persen, sehingga berbagai moda transportasi mengalami lonjakan penumpang.
“Sehingga penerbangan, darat, laut semua penuh. Alhamdulillah ternyata masyarakat kita Sulawesi Utara pada sejahtera semua,” ungkapnya.
Dalam momen Idul Fitri ini, Gubernur mengajak umat Muslim untuk memaknai kemenangan tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah. Suami tercinta Anik Wandriani itu menyebut keberhasilan menahan hawa nafsu selama Ramadan sebagai bagian penting dari kemenangan tersebut.
“Kemenangan bukan hanya fisik saja, melainkan hawa nafsu saudara-saudara telah menangkan. ”
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, ia juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pribadi dan keluarga mengucapkan Minal Aidin Wal Faidin, mohon maaf lahir batin,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan antarumat.
Ia mengatakan bahwa perbedaan seharusnya menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
“Perbedaan bukan menjadi jurang, tetapi menjadi kekuatan kita untuk membangun Sulawesi Utara lebih maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), atas kontribusi dalam pembangunan daerah. “Terima kasih atas baktimu.”
Menurut Yulius Selvanus, kerja bersama tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.
Menutup sambutannya, Gubernur berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi semangat baru bagi masyarakat untuk terus berkarya dan membangun daerah.
“Semoga bapak ibu semua selalu diberi kesehatan, kekuatan, keselamatan untuk kemudian kita bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang lebih baik lagi,” pungkasnya. *
#kresno doot




