7PMNEWS.ID, RATAHAN–Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar aksi nyata melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Tombatu Timur, Jumat (27/02) ini menjadi simbol komitmen kolektif dalam pengelolaan sampah terpadu.
Mewakili Bupati, Wakil Bupati Fredy Tuda memimpin langsung jalannya kegiatan. Fokus utama gerakan kali ini adalah merevolusi sistem pengangkutan sampah agar lebih teratur serta menekan volume pembuangan langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pemerintah mendorong sistem pemilahan yang ketat guna memastikan setiap jenis limbah terangkut dan diolah di fasilitas yang tepat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan imbauan khusus dari Bupati Mitra kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kelancaran tata kelola sampah melalui dua langkah strategis antara lain Masyarakat diwajibkan memisahkan sampah organik dan anorganik secara mandiri untuk mempermudah kerja petugas pengangkut di lapangan serta Mengajak warga meninggalkan kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai demi mewujudkan lingkungan yang benar-benar resik.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci. Pengelolaan sampah yang benar bukan hanya soal mengangkut, tapi soal bagaimana kita memilah sejak dari sumbernya,” tegas Wakil Bupati
Agenda ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, David H. Lalandos, AP, MM, jajaran pejabat Pemkab Mitra. Sebagai penutup rangkaian peringatan HPSN, seluruh peserta bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan Jalan Sehat dalam memperkuat semangat hidup sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Minahasa Tenggara. *
#devon pondaag
