7PMNEWS.ID, MANADO-Pergeseran posisi strategis terjadi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut. Posisi sentral, Sekretaris Umum (Sekum) yang sebelumnya diemban oleh Dr Magdalena Wullur SE kini dipercayakan pada Dr H Asripan Nani, MSi.
Magdalena Wullur berpindah posisi memegang Bendahara Umum menggantikan Amelia Tungka yang telah mengundurkan diri. Sedangkan Asripan Nani sebelumnya dipercayakan sebagai Wakil Ketua III KONI Sulut.
Orang dalam di KONI Sulut yang enggan disebutkan namanya menjelaskan pergantian tersebut terjadi pekan ini dan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Apalagi, KONI Sulut harus solid dan kokoh dalam menyukseskan pelaksanaan multy event heboh PON Bela Diri di Manado, akhir Juli mendatang 2026.
“Pergeseran Magdalena Wullur ke Bendahara Umum tentu telah melalui pertimbangan yang matang dan realistis. Posisi Bendahara Umum sepeninggal Amelia Tungka sangat krusial sehingga perlu figur seperti Magdalena Wullur. Selain itu kesibukan beliau, seperti Staf Khusus Gubernur dan posisi lainnya di berbagai tempat banyak menyita waktunya untuk selalu stay di KONI Sulut,” ungkapnya.
Posisi Bendahara Umum buat Magdalena Wullur juga dinilai tepat seperti jabatan pengawasan lain yang dipegangnya sebagai Dewan Pengawas RSUD Walanda Maramis dan Dosen Mitra di IPDN Kampus Tampusu.
Sedangkan penetapan Asripan Nani sebagai Sekum juga dinilai tepat.
“Pengalamannya sebagai mantan birokrat kawakan dengan salah satunya dipercayakan sebagai Penjabat Walikota Kotamobagu sudah menjadi patokan bakal lancarnya sinerjitas kesekretariatan di KONI Sulut,” nilainya.
Terakhir Asripan ditunjuk menjadi Ketua Panitia Rakor Anggota KONI Sulut, 18 Desember 2025 lalu. Pergantian tersebut telah diperkuat dan disahkan lewat Surat Keputusan Ketua Umum KONI Pusat Nomor 18 Tahun 2026 tentang
Penggantian Antar Waktu Personalia Pengurus KONI Provinsi Sulawesi Utara Masa Bakti 2025–2029, yang ditetapkan di Jakarta pada 4 Februari 2026. *
#pas m
